Manusia Bukan Kholifah Pertama Di Bumi ?


Jika Adam diciptakan sekitar 80.000 - 100.000 tahun yang lalu, kemungkinan besar kita bukan mahluk berakal pertama yang diciptakan Tuhan untuk menghuni dan mengelola bumi. bahkan dalam Qur'an dan haditspun tidak dinyatakan secara eksplisit bahwa manusia adalah mahluk berakal yang diciptakan dibumi pertama kali, dalam Quran dinnyatakan : Allah Ta’ala berfirman, وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلاَئِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الأَرْضِ خَلِيفَةً ، قَالُواْ أَتَجْعَلُ فِيهَا مَن يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاء وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ، قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لاَ تَعْلَمُونَ (سورة البقرة: 30) “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat: "Sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, Padahal Kami Senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui." SQ. Al-Baqarah: 30

Bagaimana malaikat bisa tahu bahwa manusia yang akan membuat kehancuran di muka bumi? ini ada dua analisisis:
1. Malaikat tahu sesuatu sebelum terjadi
2. Malaikat pernah melihat sendiri mahluk semacam manusia menghuni bumi
3. Jika Tuhan menjadikan Kholifah di bumi sebelum manusia, kemungkinan peninggalan benda purba dan artefak bukti adanya penggunaan akal, tidak akan ditemukan sebelum 100.000 tahun yang lalu, mengingat Bangsa Jin adalah mahluk non materi

 Torehan tertua di dunia yang terdapat pada cangkang ternyata berasal dari tanah Jawa, tepatnya dari situs Trinil, Ngawi, Jawa Timur. Penelitian yang dipublikasikan di Nature pada Senin (1/12/2014) silam telah mengungkapnya. Cangkang kerang yang dianalisis ditemukan oleh paleontolog Eugene Dubois di situs Trinil pada tahun 1896. Dubois juga menemukan kerangka Homo erectus.

Kerangka dan cangkang itu lalu dikirim ke Museum Leiden pada tahun 1930. Josephine CA Jordens, peneliti pada Fakultas Arkeologi di Universitas Leiden, Belanda, beserta rekannya adalah pihak yang mengonfirmasi bahwa torehan tersebut merupakan yang tertua, berasal dari masa 500.000 tahun lalu.

 Jordens sedang mengerjakan proyek penelitian tentang penggunaan sumber daya laut oleh spesies manusia purba Homo erectus di situs Trinil, Jawa Timur. Ia kemudian menganalisis cangkang kerang air tawar spesies Pseudodon vondembuschianus trinilensis. torehan Tertua Dunia di cangkang kerang Berasal dari Pulau Jawa Gambar kuno tertua di dunia pada cangkang kerang dari situs Trinil.

Gambar berbentuk zig-zag tersebut ditaksir berusia 500.000 tahun. (Pict: Wim Lustenhouwer/VU University Amsterdam) Saat menganalisis, Jordens menemukan perforasi atau lubang-lubang kecil selebar beberapa milimeter pada permukaan cangkang kerang. Menurut dia, hal itu merupakan indikasi adanya orang pada masa itu yang berupaya membuka cangkang dengan alat tajam macam gigi hiu.

 Rekan Jordens kemudian memotret cangkang tersebut dan mengamatinya lebih detail. Lewat pengamatan saksama, diketahui bahwa permukaan cangkang tersebut memiliki torehan-torehan berbentuk zig-zag. Pengamatan di bawah mikroskop kemudian menguak bahwa pola zig-zag itu dibuat secara sengaja. Garis zig-zag yang masing-masing memiliki panjang 1 cm tersebut kontinu, tak putus-putus, menunjukkan bahwa pembuatnya menaruh perhatian pada detail. Jordens dan rekannya melakukan penanggalan pada sedimen yang terdapat pada cangkang dengan argon dan luminescence.

Hasil penanggalan mengungkap bahwa pola zig-zag itu berasal dari masa 500.000 tahun lalu, bukan dibuat oleh Homo sapiens, melainkan Homo erectus! “Penemuan ini sangat spektakuler dan berpotensi mengubah cara pandang kita tentang Homoawal (manusia purba),” kata Nick Barton, arkeolog dari Universitas Oxford yang tak terlibat studi. Apakah torehan tersebut merupakan bentuk seni? Jordens mengatakan, “Jika Anda tak mengetahui tujuan dari seseorang yang membuatnya, maka tak mungkin untuk menyebutnya sebagai seni.” “Akan tetapi, di sisi lain, ini adalah gambar purba. Ini adalah cara untuk mengekspresikan diri. Apa tujuan dari orang yang membuatnya, kita tak tahu,” ungkap Jordens seperti dikutip Nature, Rabu (3/12/2014) silam.

Clive Finlayson, pakar hewan dari Museum Gibraltar yang juga terlibat dalam studi, mengatakan, yang terpenting dari temuan ini adalah bahwa manusia purba sudah punya kemampuan berpikir abstrak, sama seperti manusia modern. Menurut penelitian, pola zig zag yang ditemukan di sebuah kerang fosil di Indonesia, diduga adalah ukiran paling tua karya nenek moyang manusia. Para ahli antropologi yang melakukan penelitian mengatakan, ukiran tersebut setaknya dibuat 430.000 tahun lalu. Artinya, lukisan pada kerang itu dibuat oleh manusia purba Homo erectus di Trinil, Jawa Timur. Pahatan pada kerang ini ditemukan melalui penelitian baru terhadap 166 kerang air tawar yang ditemukan di Trinil. Ratusan kerang air tawar yang difosilkan digali dan dikumpulkan oleh ilmuwan Belanda Eugene Dubois pada tahun 1890-an. Salah satu penulis laporan kerang ini, Stephen Munro, mengambil foto kerang-kerang pada 2007 sebagai bagian dari tesis S3. Seperti diterbitkan juga di jurnal Nature, hasil penelitian menyebutkan pahatan tampak jelas bila dilihat di foto digital tetapi tak tampak bila dilihat dengan mata biasa. Bila dikukuhkan, Munro mengatakan temuan tersebut mungkin akan “menulis ulang sejarah manusia”. “Ini kali pertama kami menemukan bukti Homo erectus bertindak seperti ini,” kata peneliti dari Australian National University itu.

Pahatan tertua buatan manusia yang ditemukan sebelumnya diperkirakan berumur 130.000. Dengan demikian ukiran kerang dari Trinil itu jauh lebih tua. The geometric pattern on Pseudodon shell, from left to right, top to bottom: overview (scale bar – 1 cm); schematic representation; detail of main engraving area (scale bar – 1 cm); detail of the engraving (scale bar – 1 mm). Image credit: Josephine C. A. Joordens et al. Gambar Kuno dari Trinil Bukti Manusia Purba Punya Kreativitas Penemuan torehan tertua di dunia pada cangkang dari situs Trinil, Ngawi, Jawa Timur ini menunjukkan bahwa kemampuan kreatif tak spesial hanya milik manusia modern (Homo sapiens), tetapi juga dimiliki manusia purba Homo erectus. Temuan tersebut juga menunjukkan bahwa perilaku manusia modern tak tiba-tiba saja muncul begitu spesiesnya berkembang, tetapi telah mengakar pada moyangnya, para manusia purba. Josephine CA Jordens, peneliti pada Fakultas Arkeologi di Universitas Leiden, Belanda, mengungkap bahwa torehan pada cangkang kerang air tawar spesies Pseudodon vondembuschianus trinilensis adalah yang tertua di dunia. Berdasarkan analisis sedimen pada cangkang dengan penanggalan Argon dan luminesens, Jordens menyatakan, torehan berbentuk zig-zag tersebut berusia antara 540.000-430.000 tahun.
 Dengan usia itu, Torehan tersebut lima kali lebih tua dari gambar geometris tertua di dunia sebelumnya yang ditemukan di goa wilayah Afrika Selatan, berusia antara 70.000 hingga 100.000 tahun. Temuan torehan pada cangkang dari Trinil memberi petunjuk tentang asal-usul kreativitas sebab torehan tersebut dibuat oleh spesies manusia purba, Homo erectus, sementara torehan di Afrika Selatan dibuat oleh manusia modern, Homo sapiens. Jordens seperti dikutip National Geographic, Rabu (3/12/2014) silam mengatakan, “Ini menunjukkan asal-usul dari kemampuan itu (kreativitas) jauh lebih awal dari yang kita duga sebelumnya.” “Kita sebagai manusia cenderung berpusat pada spesies kita, menganggap bahwa kita hebat dan mereka manusia purba bodoh, tetapi saya tak berpikir begitu. Kita harus menghargai nenek moyang kita lebih tinggi,” imbuhnya. Eugene DuboisAlison Brook, paleoantropolog dari Smithsonian Institutipon di Amerika Serikat, mengatakan hal yang sama.
Ia mengungkapkan, temuan ini berdampak besar, terutama pada pemahaman tentang spesies manusia modern dan moyangnya. Secara umum, dipercaya bahwa manusia menjadi modern secara anatomi dan perilaku sekitar 100.000-200.000 tahun lalu. Kemampuan manusia berkembang pesat pada masa itu sehingga dalam hitungan ribuan tahun, manusia mampu menggambar pada dinding-dinding goa. Gambar kuno dari Trinil memberi petunjuk bahwa skenario tersebut tak tepat.

 “Perilaku manusia modern tak tiba-tiba saja muncul seperti percikan. Ini ialah sesuatu yang sudah mengakar jauh sebelumnya,” ungkap Jordens. Cangkang kerang yang dianalisis dalam riset Jordens ditemukan oleh paleontolog Eugene Dubois di situs Trinil pada tahun 1896. Dubois juga menemukan kerangka Homo erectus. Kerangka dan cangkang itu lalu dikirim ke Museum Leiden pada tahun 1930. Saat mengoleksi cangkang, Dubois tak menyadari adanya torehan pada permukaannya. Adanya torehan baru disadari oleh Jordens dan Streven Munro, antropolog dari Museum Nasional Australia, tujuh tahun lalu. (Sumber: Kompas sains/ Nature/ National Geographic)

Pustaka:
Baca terus ...

Gayatri Rajaptni, Wanita Yang Berperan di Balik Lahirnya Kerajaan Terbesar Nusantara

Adalah watak Rajapatni Gayatri yang agung, sehingga mereka menjelma pemimpin besar sedunia, yang tiada tandingannya. Putri, menantu, dan cucunya menjadi raja dan ratu. Dialah yang menjadikan mereka penguasa dan mengawasi semua tindak tanduk mereka (Negarakrtagama, Bab 48)

Cuplikan dari kitab Negarakrtagama inilah yang dipilih menjadi pembuka kisah hidup tentang Gayatri Rajapatni yang ditulis oleh mantan duta besar Kanada untuk Indonesia, Earl Drake. Siapa dan bagaimana peranan Gayatri Rajapatni dalam sejarah perjalanan kerajaan Majapahit hingga mencapai masa gemilangnya diungkap dengan gaya bahasa ringan dalam buku ini. Sebenarnya siapa itu Gayatri Rajapatni?

Tugas seorang bermoral adalah mengenali suatu tujuan yang mulia dan setia pada tujuan tersebut.
(Gayatri Rajapatni)

Arak-arakan menyambut Pangeran Wijaya dan pasukannya memasuki batas kota, mereka disambut oleh para menteri Jayakatwang dan diantarkan ke Daha, ibukota Kediri. Sementara itu di bangsal perempuan Keraton Kediri, Gayatri yang mendengar kedatangan Pangeran Wijaya untuk menyerahkan diri; penasaran dengan rencana apa yang akan dilakukan oleh kakak iparnya. Ia menerobos kerumunan warga di bibir jalan dan berdiri di deretan depan menunggu lewatnya perarakan.

Pangeran Wijaya yang tampan melangkah gagah, mengedarkan pandangan menyapu ke segala penjuru hingga hinggap pada sepasang mata belia yang juga sedang memandanginya. Mata mereka beradu sepersekian detik hadirkan seulas senyum di bibir Pangeran Wijaya, kini ia yakin adik iparnya Putri Gayatri selamat dari pertikaian di Singhasari. Tanpa mereka sadari, sebuah harapan diam-diam terajut di antara dua hati. Harapan yang bangkitkan gairah seiring datangnya sebuah pesan yang disampaikan pengawal Pangeran Wijaya dan menggetarkan sanubari Gayatri seperti yang dituliskan kembali dalam buku hariannya:

“Katakan kepada Putri agar jangan putus asa. Kakak sulungnya selamat dan kini tinggal di penampungan sementara kami di Madura. Kita harus tetap tenang sampai bisa kembali membangun kekuatan dan merebut kembali kerajaan. Untuk saat ini, biarkan Putri Gayatri, tinggal di sini sampai kami bisa menyelamatkan dan membawanya ke pangkuan sang Pangeran”

Penyerangan oleh Kerajaan Kediri

Asa perlahan bersemi dalam diri Gayatri untuk membangun kembali cita-cita sang ayahanda mewujudkan sebuah kerajaan pemersatu Nusantara. Dyah Dewi Gayatri Kumara Rajassa, putri bungsu dari empat orang anak perempuan Krtanagara, Raja Agung Singhasari. Gayatri yang dekat dengan sang ayah, sejak usia lima belas tahun menaruh minat yang tinggi pada tata negara, hukum, agama, teater dan yoga; sehingga sering menjadi teman diskusi raja membahas kelangsungan negara. Gayatri selamat dari penyerangan besar-besaran yang dilakukan oleh pasukan Jayakatwang dari Kerajaan Kediri ke Singhasari pada 1292 yang menewaskan ayahanda dan ibundanya. Kakak sulungnya Tribhuwana, istri dari Pangeran Wijaya kabur dari istana menyusul suaminya ke medan laga sedang dua kakaknya yang lain Mahadewi istri Pangeran Ardaraja putera Jayakatwang dan Jayendradewi dijadikan sandera dan dibawa ke Kediri.

Ketika istana Singhasari diserang oleh pasukan Kediri, Gayatri sedang asik belajar di kamar belakang sehingga luput dari pembantaian. Untuk menyamarkan dirinya Gayatri berganti nama menjadi Ratna Sutawan, menanggalkan baju kebesaran istana dan berpura-pura menjadi puteri pegawai rendahan keraton. Bersama Sodrakara pengasuhnya, mereka ikut diboyong ke Kediri menjadi tawanan dan ditempatkan di bangsal perempuan Keraton Kediri. Sebelum meninggalkan istana, ia meminta ijin kepada Sodrakara agar diantarkan melihat jasad orang tuanya untuk memberi sembah terakhirnya.

Ia raih tangan ayahnya yang dingin dan bersumpah akan mengabdikan diri untuk mengenangnya dan merawat apa yang telah diwariskannya. Sejenak kepedihan yang dalam menguasai dirinya, setelah itu ketakutan. Bagaimana ia bisa bertahan hidup seorang diri?

Gelar Rajapatni

Sejak pertemuannya kembali dengan Pangeran Wijaya, mereka menyusun rencana untuk membangun kembali sebuah dinasti baru dengan seorang pemimpin baru yang tetap mengusung visi Krtanagara untuk mempersatukan kerajaan-kerajaan di Jawa lewat pertemuan rahasia di Daha, Kediri. Di hutan Tarik, Pangeran Wijaya mulai menyusun strategi dan membangun basis Majapahit dengan bantuan sekutunya dari Madura. Mereka mempersiapkan penyerangan ke Kediri dengan bersekutu dengan pasukan Cina Mongol yang mendarat di Jawa pada 28 Maret 1293. Kediri akhirnya ditaklukkan pada 29 April 1293, Gayatri pun diselamatkan oleh Wijaya dan dibawa ke Majapahit. Beberapa minggu setelah dinobatkan menjadi raja Majapahit, Wijaya yang bergelar Krtarajasa Jayawardhana mempersunting Gayatri dan menganugerahinya gelar Rajapatni, Pendamping Raja.

Suasana negeri perlahan menjadi kondusif, Wijaya dan Gayatri bahu membahu membangun kerajaan baru Majapahit yang wilayahnya meliputi Kediri, Madura, Singhasari dengan ibukota Majapahit. Perhatian mereka tertuju pada kesejahteraan rakyat, memulihkan hubungan kebudayaan dan ekonomi dengan negeri jiran seperti India dan Cina. Gayatri yang cerdas nan bijaksana, menjadi penasihat dan pendamping raja yang senantiasa memberikan pandangan baru kepada Wijaya.

Gayatri atau Rajapatni, adalah yang termuda dan tercantik diantara mereka, laksana mutiara cemerlang yang menarik cinta dan simpati semua orang. Hubungannya dengan sang raja laksana Uma dan dewa Shiwa. Ia melahirkan dua puteri, yang tak lain adalah muara kebahagiaan.

Naiknya Jayanegara, Pangeran yang Tidak Dilahirkan Oleh Seorang Ratu

Sayang kebahagiaan mereka tak bertahan lama, awan duka menyelimuti Majapahit. Wijaya mendadak menghadap sang Budha di usia 46 tahun karena penyakit tumor ganas yang menyerangnya. Karena ketiadaan putera dari Gayatri, sebagai pengganti Wijaya, Jayanagara puteranya dari Dara Petek, puteri Melayu yang tak pernah diakui sebagai ratu diangkat menjadi raja. Jayanegara yang masih muda, berusia 16 tahun dengan watak yang keras memerintah tanpa memperhatikan aspirasi rakyatnya. Selama pemerintahan Jayanagara terjadi banyak pemberontakan, namun berhasil ditumpasnya dengan tangan besi dan terjun langsung ke medan perang. Pada masa pemerintahannya Jayanagara membentuk pengawal elit istana dimana salah seorang perwira seniornya berasal dari rakyat biasa. Karena jasanya dalam menumpas pemberontakan di kalangan istana, Gadjah Mada sang perwira senior ini mendapat kepercayaan raja dan karirnya pun menanjak tajam.

Gayatri yang pandai membaca karakter, mamahami bahwa kapasitas intelektual seseorang lebih penting untuk dinilai daripada asal-usul kelas sosialnya. Di mata Gayatri, Gadjah Mada yang cerdas dan menaruh minat pada seni pemerintahan; membuatnya terkesan. Tanpa sepengetahuan raja, diam-diam Gayatri mendekati Gadjah Mada, membuatnya merasa nyaman untuk menjalin komunikasi dengannya dan kedua putrinya. Gayatri terpanggil untuk menempa dan membimbing Gadjah Mada yang dikuasai jiwa muda yang menggebu-gebu. Perlahan Gayatri mulai mengendalikan dan menyusupkan doktrin ideologi serta kebijakannya ke dalam diri perwira muda yang gagah berani dengan pendekatan kekeluargaan tanpa disadari oleh Gadjah Mada.

Peran Sang Rajapatni yang Melahirkan Kerajaan Terbesar Di Jawa

Hubungan yang tidak harmonis antara Gayatri dan Jayanagara kian meruncing saat Jayanagara memaksa ingin menikahi dua adik tirinya, putri Gayatri dan Wijaya. Gayatri menggunakan pengaruhnya dan bersekongkol dengan Gadjah Mada untuk mengenyahkan Jayanagara. Dengan memanfaatkan konflik dan selisih paham yang terjadi diantara penghuni istana, Gadjah Mada mengatur siasat untuk menghilangkan raja tanpa menggunakan tangannya. Sebuah kebijakan yang sebenarnya memberatkan hati Gayatri yang sempat dibayangi rasa bersalah, namun harus dilakukan. Lewat sebuah operasi tumor yang gagal, Jayanagara dihabisi oleh sahabatnya Tancha ahli bedah yang tersulut emosinya karena berita perselingkuhan raja dengan istrinya yang disampaikan oleh Gadjah Mada.

Sudah menjadi kehendak Rajapatni yang agung bahwa mereka harus menjadi pemimpin besar dunia, yang tiada tandingan. Puteri, menantu dan cucunya menjadi raja dan ratu. Dialah yang menjadikan mereka penguasa dan mengawasi semua tindak-tanduk mereka.
Silsilah Singhasari, Rajapatni

Sepeninggal Jayanagara, Gayatri mengangkat putrinya Tribhuwana menjadi penguasa Majapahit. Darinya lahir putera mahkota Hayam Wuruk, lelaki pertama penguasa Singhasari dan Majapahit setelah kakeknya Krtanagara. Seiring dengan pergeseran singgasana, Gadjah Mada pun diangkat menjadi Mahapati Majapahit. Berkat kepiawaian Gadjah Mada yang menjadi utusan Majapahit dalam bernegosiasi, Bali pun berhasil melebur ke dalam wilayah kekuasaan Majapahit. Menjelang usia senja, ada kekhawatiran Gayatri dengan sikap keras kepala, agresif dan ketidaksabaran yang menggebu-gebut dalam diri sang Mahapatih bila tak ada yang bisa meredam dan mengimbanginya, terlebih jika dirinya telah tiada.

Sebelum tutup usia, Gayatri telah memikirkan langkah-langkah apa yang perlu dipersiapkan demi kelanjutan pemerintahan di Majapahit. Kepada putrinya Tribhuwana dan Gadjah Mada dia menyarankan untuk membentuk dewan penasihat baru bagi putera mahkota, pemimpin masa depan. Mengusulkan kepada kedua putri dan menantunya untuk membentuk dewan keluarga yang akan membimbing dan membantu Hayam Wuruk memahami seluk beluk kehormatan dinasti. Menyarankan Gadjah Mada untuk pensiun sebagai Mahapati saat Hayam Wuruk berusia 21 tahun dan memintanya membantu mencari dan membina calon penerus yang cakap dalam periode lima tahun mendatang.

Gayatri Rajapatni, Perempuan di Balik Kejayaan Majapahit, sebuah novel sejarah Majapahit yang dituturkan dengan bahasa yang mudah dimengerti dan tak membosankan karya Prof. Earl Drake, mantan Duta Besar Kanada untuk Indonesia (1982-1983). Gayatri Rajapatni, perempuan ningrat yang bersahaja dan rendah hati yang lebih banyak berada di belakang layar. Namanya tak banyak diangkat sehingga kurang bahkan tak dikenal dalam catatan perjalanan sejarah bangsa ini. Dialah pemberi inspirasi, penasehat dan guru spiritual bagi para pemimpin Majapahit. Dan dari tangannyalah lahir para pemimpin Majapahit yang tangguh.

Gayatri meninggal dengan tenang pada 1350 di usia 76 tahun sejalan dengan rencananya, di saat sang putri Tribhuwana turun dari singgasana dan menyerahkan kekuasaan kepada putera mahkota Hayam Wuruk.

Jiwaku kini tentram, aku bahagia menyaksikan negeri tercinta memasuki era perdamaian, kemakmuran dan pesatnya kebudayaan. Tapi janganlah terlena dengan keberlimpahan masa kini sehingga mengabaikan tugas dan tanggung jawab rohani. Mereka yang bergelimang kemewahan mungkin bakal lupa bahwa dunia yang mereka tempati adalah fana dan senantiasa dirongrong pertarungan antara “pengawal kebajikan” dan “utusan iblis”….Aku mendoakan agar para penguasa sanggup menjadi teladan yang arif dengan menyebarkan welas kasih untuk semua makhluk dan mendorong pengkhayatan akan nilai-nilai abadi.

Kejayaan Majapahit berakhir pada 1389 seiring perebutan kekuasaan pasca kematian Hayam Wuruk karena ketiadaan penerus tahta yang jelas.

Sumber:
Baca terus ...

Sejarah Tentang Anak-Anak Serigala dari Perang Dunia II

Ketika tentara merah (julukan untuk tentara uni soviet) menguasai Prusia Timur pada akhir Perang Dunia II, ribuan anak-anak  yang ditinggal mati kedua orang tuanya karena perang  terpaksa melarikan diri dari kota-kota dan masuk ke hutan untuk mencari makanan dan tempat berlindung. Mereka mendapat julukan sebagai anak serigala karena mereka melakukan perjalanan secara berkelompok ketika malam hari melintasi Jerman, Polandia, dan Lithuania  sembari menghindari tentara Soviet.

Ketika keruntuhan Reich Ketiga di depan mata, Hitler membuat undang-undang yang mencegah rakyatnya untuk meninggalkan Jerman. Hukum ini menyebabkan banyak keluarga  menderita dan ribuan anak-anak yatim piatu terpaksa mengungsi. Anak-anak korban perang bersatu, membentuk komunitas kecil, dan menjadi harus berkelahi, mencuri dan mengemis  makanan untuk bertahan hidup.

Kelompok anak-anak harus menghindari deteksi Soviet, jika tertangkap, mereka akan dipaksa bekerja untuk Rusia. Dalam beberapa kasus, petani Lithuania akan menawarkan anak-anak makanan sebagai imbalan jika mereka mau bekerja di ladangnya. Dan yang Paling beruntung yang diadopsi oleh keluarga yang baik dan dibesarkan di Lithuania. Penduduk setempat menyebut mereka "Vokietukai" ("Jerman kecil") dan ribuan anak-anak menetap di negara itu saat perang masih berkecamuk.

Cerita-cerita yang mendokumentasikan tentang “anak-anak serigala” ini  tidak banyak diketahui masyarakat dunia pada umumnya sampai keruntuhan Uni Soviet, yang berlangsung pada tanggal 26 Desember 1991. Setelah Perang Dunia II, pernyataan resmi Soviet menyatakan bahwa tidak ada penduduk  Jerman tinggal yang tinggal di wilayah pendudukan Polandia, dan Lithuania. Hari ini, sekitar 100 anak serigala masih tinggal di Lithuania sebagai orang dewasa. Beberapa dari mereka mencoba untuk mendapatkan kembali kewarganegaraan Jerman, namun pemerintah Jerman telah menolaknya. Dan di sisi lain Lituania, telah menganggap mereka sebagai bagian dari Lithuania dan memberikan mereka pensiun.
Baca terus ...

Tanggapan Tokoh-Tokoh Kontemporer Muslim dan Nasarani tentang Filsafat Yunani

Sikap Tokoh Muslim Terhadap Filsafat Yunani

Sebagai akibat dari penaklukan-penaklukan awal dalam Islam, terutama penaklukan atas Iraq, umat Islam sejak pertengahan abad ke delapan, adalah adanya kontak dengan tradisi pemikiran Yunani. Di Iraq ada sekolah-sekolah Kristen atau perguruan-perguruan tinggõ Kristen.

 Lembaga-lembaga pendidikan ini menggunakan bahasa Syria sebagai bahasa pengantar belajar, disana dipelajari ilmu kedokteran, filsafat Yunani, dan ilmu-ilmu pengetahuan Yunani yang lain. Para penguasa dan raja Islam, segera tertarik dengan ilmu kedokteran Yunani dan terutama ilmu astronomi, yang berguna untuk menentukan arah kota Mekah yang harus dihadapi ketika mendirikan ibadah salat.

Sampai tahun 870 Masehi, ahli fisika pada masa kekhalifahan Bani Abbasiah adalah orang yang beragama Kristen. Di awal abad ke sembilan, khalifah Al-Ma'mun mendirikan laboratorium dan pusat penterjemahan buku-buku Yunani, dan pada gilirannya buku-buku dari delapan puluh penulis Yunani itu sudah tersedia dalam sajian bahasa Arab. Satu atau dua dekade terdahulu, sebagian kecil ahli teologi Islam tertarik kepada konsep-konsep filsafat Yunani dan konsep-konsep ilmiah Yunani.

Para ahli ilmu Kalam ini pada gilirannya mulai menggunakan konsep-konsep filsafat maupun ilmiah Yunani dalam argumennya menentang para pemeluk kepercayaan non-muslim yang lain, dan menentang umat Islam yang tidak setuju dengan pendapat yang mereka kemukakan. Penggunaan konsepsi Yunani ini juga memperlihatkan kegunaannya kepada murid-murid yang sekolah di lembaga-lembaga pendidikan Kristen tadi, yang telah beragama Islam. Dua ahli ilmu Kalam terdahulu yang tertarik kepada konsepi-konsepsi Yunani adalah Hisham Ibn Hakam dan Dirar Ibn Amr, yang keduanya hidup kira-kira dari tahun 780 sampai 800 Masehi.

Penggunaan konsepsi-konsepsi Yunani oleh para ahli kalam terdahulu ini membawa perkembangan ilmu baru, Ilmu Kalam, teologi falsafi atau teologi rasional. Di antara lawan ilmu Kalam ini adalah aliran mazhab Mu'tazilah. Golongan mazhab ini mendiskusikan semua problem yang memperhatikan isu-isu teologis kontemporer.

Namun berbeda dengan mainstream teologi Sunni yang berbicara tentang sejumlah masalah yang dikembangkan, misalnya, kepercayaan akan kebebasan kehendak manusia yang bertentangan dengan kehendak mutlak Tuhan. Akibatnya, golongan Sunni menghukumi bid'ah kepada golongan Mu'tazilah. Sekitar tahun 900 Masehi, Al-Asy'ari (873-935 Masehi) yang terdidik dengan Kalam Mu'tazilah, meninggalkan mazhab Mu'tazilah ini, dan lalu kembali ke mainstream awalnya. Namun demikian, Al-Asy'ari terus menggunakan metode Ilmu Kalam yang dipelajarinya dalam rangka mempertahankan dan melindungi ajaran-ajaran tradisional.

Al-Asy'ari bukan saja pemikir dalam Ilmu Kalam ini, namun setelah kira-kira tahun 1000 Masehi, diberikan kepada mazhab utama Kalam Sunni di wilayah-wilayah pusat pemerintahan khalifah. Satu mazhab yang dapat diperbandingkan di Timur, Maturidiyah, tidak mencapai prominensi yang sesungguhnya sampai abad-abad berikutnya. Para pelaksana Kalam yang awal, diisi dengan sejumlah ide-ide keilmuan dan ide-ide filsafat Yunani, dan rupanya kecil tambahan ide-ide yang dikembangkan oleh para ahli Kalam sampai zaman Al-Ghazali.http://danish56.blogspot.com/2011/05/inilah-10-ilmuwan-islam-paling-berjasa.html

Kendatipun demikian, ada pula sejumlah umat Islam yang hendak merumuskan pemikiran yang lebih jauh dari mazhab Mu'tazilah dalam hal pengakuannya terhadap pemikiran Yunani. Mereka dikenal sebagai falasifah (jama' bahasa Arab dari faylasuf atau dalam bahasa Yunani philosophos, para filosuf). Salah seorang pendahulu yang terjun di bidang filsafat ini adalah Al-Kindi (800-868 Masehi). Al-Kindi adalah orang keturunan Arab asli, yang sayang sekali pemikiran-pemikirannya tidak banyak dikenal.Filsuf lain adalah orang berkebangsaan Persia, Abu Bakar Muhammad Ibn Zakariya Al-Razi (meninggal 923 Masehi/32 Hijrah). Al-Razi menulis bukunya yang berjudul The Spiritual Phisick yang telah diuraikan oleh penterjemah ke dalam bahasa Inggris, sebagai eksplorasi dari sikap 'hedonisme intelektual."Filsuf yang lebih penting lagi adalah Al-Farabi (875-950 Masehi).

Al-Farabi ini membela apa yang dianggapnya sebagai standar pandangan Islam atas dasar Neoplatonik. Posisi filsafatnya lebih lanjut didefinisikan kembali oleh Ibnu Sina atau Avicenna (meninggal 1037 Masehi). Ibnu Sina ini adalah salah seorang filsuf besar dunia. Walaupun karyanya dalam Falasifah-nya mempunyai tempat yang penting dalam sejarah umum filsafat, agaknya pemikiran falsafahnya berpengaruh kecil di dunia Islam pada zaman para filsuf muslim itu masih hidup.

Standar para ulama Ahli Kalam di kalangan umat Islam kala itu tidak membahas pandangan para filsuf muslim tersebut, sebaliknya mereka malah sampai ada yang menolak pandangan mereka. Boleh dikatakan, karya-karya para filsuf muslim ini hanya baru-baru ini saja dimiliki di tengah para pengikutnya secara langsung. Kendatipun demikian, sesungguhnya sebagian ide-ide falsafahnya agaknya telah merasuk ke golongan-golongan masyarakat terpelajar dan mungkin telah mernperoleh pijakannya di sana.

SIKAP IMAM AL-GHOZALI TERHADAP FILOSOFI YUNANI

Situasi di atas merupakan posisi yang terjadi ketika Al-Ghazali (1058-1111 Masehi) sebagai seorang tokoh yang masih relatif muda, berusia 33 tahun. Pada usia ini Al- Ghazali telah mencapai gelar professor (al-Shaykh) di perguruan Nizamiyah yang prestisius di Baghdad pada waktu itu. Guru Al-Ghazali ini bernama Al-Juwaini (meninggal 1085 Masehi), yang telah mempersiapkannya menghadapi mainstream teologi dari para filsuf (falasifah). Baginya tidak mungkin pergi ke guru fiIsafat, melainkan dia cukup menyalin dari karya-karya para filsuf seperti Ibnu Sina, dan lain-lain, dan melalui kajiannya yang mendalam secara otodidak, agaknya memberikan pemikiran-pemikiran filsafat yang cerdas.

Sampai- sampai Al-Ghazali ini dapat menghasilkan telaah filsafat Ibnu Sina dalam karyanya yang berjudul Maqasid al-Falasifah. Dalam karyanya ini Al-Ghazali mempertimbangkan sesuatu yang lebih jelas ketimbang yang diperkembangkan oleh Ibnu Sina sendiri. Sungguhpun demikian, setelah menuliskan karya yang, dia juga menulis penolakannya terhadap ajaran-ajaran filsafat itu dalam Tahafut al-Falasifah.  Dalam buku yang terakhir ini dia menyatakan bahwa ada tiga pendapat para filsuf yang menjadikan mereka kafir dan tidak muslim lagi.

 Tiga pendapat para filsuf ini adalah penolakan mereka terhadap adanya kebangkitan jasmani karena yang ada hanyalah kebangkitan ruhani di akhirat nanti; pandangan bahwa Allah hanya mengetahui hal-hal besar yang bersifat universal dan tidak mengetahui fenomena kejadian-kejadian alam yang kecil-kecil; dan pendirian bahwa alam ini kekal adanya karena berasal dari yang kekal abadi.

Masih ada lagi tujuh pandangan para filsuf yang dapat dikatakan sebagai bid'ah. Al-Ghazali juga tertarik kepada petunjuk yang luas sampai ke ilmu-ilmu falasifah, seperti Matematika, yang menurutnya para filsuf tidak bertentangan dengan ajaran Islam dan bahkan dapat diakui kebenaran ilmu matematika ini. Secara khusus dia menuliskan pendahuluan buku-buku teksnya tentang logika Aristotelian, dengan contoh-contoh yang sesuai dengan apa yang dilakukan oleh para ulama Kalam dalam Islam.

Salah satu akibat dari karya Al-Ghazali ini adalah adanya beberapa risalah ilmu Kalam pada bagian-bagian yang ekstensif sifatnya berkenaan dengan pendahuluan-pendahuluan filsafi terkemudian. Akibat pandangan ini dapat diilustrasikan pada kontribusi kandungan-kandungan isinya pada salah satu risalah yang paling masyhur dalam bukunya yang berjudul Mawaqif buah pena Al-Iji (meninggal 1355 Masehi). Lalu didapati pula komentarnya yang ditulis oleh Al-Jurjani (meninggal 1413 Masehi) yang terdiri dari 4 jilid besar- besar dari masing-masing jilidnya.

Bagian karyanya dibagi sebagai berikut: obyek dan metodologi Ilmu Kalam; wujud dan non-wujud (makhluk dan bukan makhluk), wujud yang mungkin dan wujud yang wajib, sebab dan akibat, dan lain-lain; aksiden, kualitas, kuantitas, hubungan-hubungan, dan lain- lain; substansi, tubuh, jasmani, jiwa, ruh; makhluk, unitas, sifat dan perbuatan mutlak Tuhan; kenabian; alam akhirat dan materi-materi "tradisional" yang lain. Kalau demikian, hampir dua-tiga risalah dan komentar yang membicarakan tentang pengenalan filsafat menuju teologi yang tepat. Sesuatu hal yang mirip segera nampak pada buku Muhassal karya Fakhr al-Din al-Razi (meninggal 1210 Masehi) ,walaupun dalam kasus ini pengenalan-pengenalan tersebut hanya menduduki tempat sekitar separuh bukunya.

 Beberapa risalah yang lain yang hampir mirip adalah yang diuraikan oleh Louis Gardet dan Pere Anawati dalam pengenalannya terhadap teologi Islam.  Terhadap contoh-contoh karya tersebut, timbul masalah penting: apakah benar penolakan kepada falasifah itu sebagai penolakan paripurna terhadap pemikiran Yunani oleh para ulama Kalam? Ataukah kita tidak boleh mengatakan bahwa mereka sebenarnya mengakui pemikiran Yunani dan mengadaptasikan dengan kebutuhan-kebutuhannya sendiri? Kendatipun demikian, sebelum memutuskan masalah ini yang akan membantu untuk melihat apa yang sesungguhnya terjadi pada umat Kristen barat.

Kritik Al-Ghazali terhadap pemikiran filsafat Ibnu Sina ini bukannya menghentikan pemikiran filsafat di tengah kaum muslimin sama sekali. Di timur ada nama yang tidak semasyhur Ibnu Sina yang meninggal pada tahun 1037 Masehi lebih tua dua puluh tahun sebelum Al-Ghazali lahir, melainkan teosofi filsafat terus mengembangkan dirinya sampai masa kini. Di pihak lain, Islam di barat abad kedua puluh ini dapat melahirkan falasifah Arab terbesar, Ibnu Rushd atau Averroes (meninggal 1198 Masehi). Ibnu Rushd ini adalah seorang ahli hukum Islam terpelajar dan sebagian besar hidupnya diabdikannya sebagai seorang hakim. Akan tetapi, Ibnu Rushd juga adalah seorang yang amat mendalami ilmu-ilmu pengetahuan Yunani. Ibnu Rushd terutama mempelajari karya pemikiran Aristotle dan komentar-komentar atas sebagian karya-karya Aristotle. Ibnu Rushd juga mengoreksi beberapa kesalahan interpretasi Neoplatonik di antara para filsuf belakangan. Dia juga menulis penolakannya kepada buku Al-Ghazali yang berjudul Tahafut al-Falasifah yang ditanggapi oleh Ibnu Rushd dalam bukunya Tahafut al- Tahafut . Selain kemasyhurannya, Ibnu Rushd tidak mempunyai pengganti-penggantinya dalam Islam di barat dan secara tegas sedemikian dikenal di timur. Sekalipun Ibnu Rushd ini adalah seorang hakim, dia mendapat tekanan dari para ulama ahli Hadits pada masa hidupnya. Barangkali prestasi paling besar yang pernah dicapainya adalah pengenalan kembali pemikiran Aristotle yang asli ke bangsa Eropa barat.

Sikap Tokoh Kristen Terhadap Filsafat Yunani

Tradisi filsafat Yunani yang hidup di Kekaisaran Byzantine memainkan peranan penting, sebagaimana yang telah dicatat terdahulu dalam rumusan ajaran Kristen di konsili-konsili ekumenikal. Kendatipun demikian, akibat dari invasi-invasi barbarian dan hancurnya kekaisaran Romawi barat, tinggal sedikit kultur intelektual saja yang masih tersisa di Eropa barat.

Terjadi kebangkitan kembali kehidupan intelektual tertentu di Sevilla di bawah kaisar Isidore (meningal 636 Masehi), namun kehidupan intelektual yang sedikit ini makin menghilang setelah terjadinya invasi Arab. Bahkan abad ke sepuluh menampakkan isyarat kehidupan intelektual yang kecil di Eropa barat yang amat berbeda dengan komentar-komentar tentang sebagian kecil karya-karya logika Aristotle. Sekitar tahun 1100 Masehi, Anselm adalah orang yang menggunakan metode dialektika Aristotle untuk mempertahankan ajaran Kristen, dan dengan metode dialektika Aristotle ini dia diikuti oleh Peter Abelard dengan gaya yang lebih mantap.

Sungguhpun demikian, ada perubahan perlahan-lahan namun pasti terhadap yang terjadi, sebab setelah penaklukan Kristen di Toledo pada tahun 1085 Masehi, dan para ilmuwan Kristen dari berbagai negeri datang ke kota Toledo ini. Selama abad dua puluh ini ada sejumlah luas karya-karya filsafat yang diterjemahkan dari bahasa Arab ke bahasa Latin.

 Penterjemahan karya-karya filsafat ini membawa gelombang baru kegiatan intelektual di Eropa barat, yang mempengaruhi kemajuan ilmu pengetahuan dan filsafat, begitu pula pengaruhnya di bidang biologi. Satu garis pemikiran Ibnu Rushd yang telah diambil oleh Siger dari Brabant (hidup sekitar 1235-1282 Masehi) dan lain-lain, yang dalam bahasa Latin dikenal sebagai mazhab Averroist (aliran Ibn Rusydiisme). Ibnu Rushd mempermasalahkan apabila filsafat dan kitab-kitab suci yang diturunkan adalah benar, maka tidak boleh ada perbenturan antara falsafat dan wahyu.

Lalu Ibnu Rushd terus berusaha keras untuk menunjukkan secara terinci bagaimana kontradiksi-kontradiksi yang jelas nyata itu dapat didamaikan satu dengan yang lain. Para Averroist Latin ini mengakui prinsip dasar, namun kecil perhatiannya untuk mendamaikan kontradiksi-kontradiksi yang terjadi, supaya teori mereka dikenal sebagai teori "kebenaran ganda" dan diberi hukum bid'ah.

Pengaruh Ibn Rushd yang utama ini nampak pada Dominicus Albertus Magnus (1206-1280 Masehi) dan Thomas Aquinas (1226-1274 Masehi). Kedua filsuf ini secara luas mengakui Aristotelianisme sebagai dijelaskan secara rinci oleh Ibn Rushd, dan kemudian secara rinci dijelaskan pula oleh Thomas Aquinas yang menjadikannya sebagai landasan bagi semua cakupan sistem teologis dan metafisis, yang secara umum dianggap sebagai nilai yang tinggi dalam pemikiran Kristen barat di zaman pertengahan. Namun demikian, sebagian orang Kristen juga ada yang menentang teori Thomas Aquinas ini.

Lebih lanjut, karya-karya Yunani klasik yang dikenal di Eropa barat setelah pendudukan Ottoman atas Constantinople pada tahun 1453 Masehi dan mengalirnya ilmuwan-ilmuwan timur menuju ke barat. Walaupun demikian, agaknya tidak ada peniruan penuh terhadap pemikiran Yunani dari timur ini. Kesemerawutan Pembaharuan di abad enam belas, kemungkinan cenderung memfokuskan pemikiran kepada teologi; dan sejak abad tujuh belas bermunculannya gerakan-gerakan pemikiran baru yang amat mendalam.

Refleksi Lebih Lanjut
Bab ini dibuka dengan menyatakan adanya penolakan terhadap filsafat Yunani oleh Islam. Namun apabila sekarang kembali ke persoalan tersebut, maka di satu saat kita pasti akan bertentangan dengan persoalan berikutnya. Apakah ada perbedaan esensial antara sikap manusia seperti Fakhr al-Din al-Razi, Al-Iji dan al-Jurjani serta Thomas Aquinas. Sir Hamilton Gibb dalam mendiskusikan masalah ini mencatat bahwa para pemikir muslim dan para pemikir Kristen menyatakan amat jauh dari pandangan manusia biasa.  Memang ini benar, namun pandangan tersebut dapat dihilangkan, karena kebanyakan manusia biasanya ingin mengetahui bahwa orang-orang yang memiliki keunggulan intelektual itu dapat mempertahankan keimanannya secara intelektual. Gardet dan Anawati yang berbicara tentang conservatisme Fige teologi Islam di abad-abad terakhir ini.

Di satu pandangan, mereka menyatakan bahwa kekakuan yang sebenarnya terjadi terhadap fakta itu adalah dikarenakan para ilmuwan muslim hanya mempertahankan rumusan-rumusan dogma yang diterima, tidak berupaya mencapai pemahaman yang lebih mendalam terhadap realitas-realitas yang terlibat di dalamnya;  dan boleh jadi ada benarnya dalam hal ini.

Di pihak lain, instink saya melihat perbedaan antara hasil-hasil final dalam Islam dan dalam Kristen sebagaimana yang terjadi pada sikap otoritas kedua agama tersebut terhadap doktrin-doktrin yang dinyatakan. Kasus yang paling menghebohkan Kristen adalah kasus dibunuhnya Galile pada tahun 1633 Mesehi. Sebelumnya Copernicus telah mencetuskan teori tentang alam semesta yang sudah sedemikian dikenal. Menurutnya, bumi ini yang bergerak mengitari matahari, sementara matahari diam tidak bergerak. Sedangkan keyakinan yang sampai sekarang ini masih berlaku adalah matahari yang bergerak mengitari bumi, bukan bumi yang mengitari matahari.

Walaupun demikian, hanya sejak tahun 1616 Masehi setelah teorinya ini didukung oleh Galileo yang telah dituduh salah oleh gereja dan Galileo menyatakan tidak akan pernah mempertahankan pandangan bahwa matahari yang mengelilingi bumi. Namun begitu, pada tahun 1632 Masehi, dia menerbitkan sebuah buku dimana lawan-lawannya menyatakan telah mempertahankan teori Copernican dan berdasarkan teori inilah dia dikutuk dan dipersalahkan oleh gereja, sungguhpun dia menghindari hukuman tersebut dengan mencabut kembali pernyataannya. Dinyatakan oleh para pelajar belakangan ini pada periode itu bahwa terjadi pertentangan terhadapnya dari kebanyakan para filsuf dan para ahli teologi. Mereka ditentang karena bertentangan dengan teori ilmu pengetahuan Aristotelian.

Larangan terhadap pandangan-pandangan Copernican oleh para pemimpin agama (gereja) di Roma, agaknya hanya mempunyai pengaruh terbatas. Kehidupan intelektual Eropa barat kini telah mengalir deras melalui beberapa aliran yang berbeda-beda satu dengan yang lain, dimana teologi Katolik merupakan satu-satunya teologi tunggal tak terkecuali.

Sebagaimana para pemimpin agama Protestan mencoba melakukan kontrol, namun hanya ditujukan kepada doktrin-doktrin teologis saja. Sementara itu banyak manusia yang mencurahkan perhatiannya kepada berbagai cabang ilmu pengetahuan. Diversitas intelektual ini, tak pelak lagi, merupakan faktor penting dalam membebaskan diri dari agama dan bentuk kontrol yang lain bagi para pemikir Eropa barat. Di sebagian besar negeri di dunia ini ada kemungkinan telah menerbitkan buku-buku, bahkan ketika mengekspresikan pandangan-pandangan yang bertentangan dengan agama kota yang dibangun itu; dan ketika hal ini tidak mungkin dilakukan maka buku-buku acapkali dapat diterbitkan di negara lain.

Perbenturan pemikiran filsafat terhadap Galileo yang memandang adanya distinksi yang terjadi pada pemikiran Yunani, yakni, antara ajaran filsafat yang khusus dan penilaian umum yang mengiringi argumen yang memimpinnya. Lalu inilah yang merupakan kontribusi Yunani yang lebih penting terhadap dunia. Ketika filsafat Aristotelian akrab diasosiasikan dengan dogma Kristen dalam sistem pemikiran Thomis (terutama seperti dogma yang dimunculkan pada abad keenam belas oleh golongan mazhab Jesuit, dan lain-lain), kiranya telah menjadi kecenderungan untuk memandang filsafat sebagai yang juga menghasilkan suatu bentuk dogma yang tidak boleh diganggu gugat.

Kendatipun demikian, sejak abad tujuh belas banyak manusia yang begitu mendalam tertarik kepada sains dan merancang rumusan-rumusan pengetahuan berdasarkan penelitian-penelitian mereka dan teorisasinya di samping adanya oposisi gereja. Khususnya di Inggris, karya ilmiah itu didorong oleh keluarga kerajaan, yang meliputi sebagian pendeta Anglican di antara anggota-anggotanya. Tentang para pendiri ilmu pengetahuan dan filsafat baru Descartes dan Locke, aliran mazhab pemikiran Thomis dan bentuk-bentuk skolastisisme lainnya yang rupanya menjadi bersifat diktatorial dan otoritatif, picik dan tidak imajinatif. 

Pandangan akan hubungan filsafat dan teologi di Eropa barat ini memberi perspektif lebih baik yang memberikan penilaian kembali kepada kedudukan Islam. Walaupun Al-Ghazali menghasilkan apa yang mungkin akan menghancurkan kritik falasifah, agaknya Al-Ghazali tidak menolak filsafat masuk ke dalam Ilmu Kalam. Penilaian secara superfisial agaknya menjadi perbedaan kecil antara penilaian terhadap filsafat yang nampak pada karya-karya ilmu Kalam terkemudian dan karya-karya filsafat Thomas Aquinas, walaupun ini merupakan topik yang menguntungkan penyelidikan lebih lanjut. Namun begitu, apa yang dapat dikatakan adalah sebagaimana filsafat yang hampir menjadi kolot pada mazhab Jesuit dan mazhab-mazhab lain di zaman Galileo, demikian pula kolotnya mazhab-mazhab utama Islam setelah abad lima belas.

Dengan kata lain, doktrin-doktrin Yunani yang sedemikian luas diterima itu, namun tidak ada isyarat bagi terbentuknya pemikiran Yunani yang mengikuti argumen itu. Hal ini sungguh memungkinkan penilaian-penilaian para ulama bersifat represif dan supresif yang menciptakan kemunduran filsafat di dunia Islam timur setelah Ibnu Sina, dan kematian filsafat Islam di dunia barat setelah Ibnu Rushd. Kemungkinan ada sikap-sikap para ulama yang membawa kemunduran bagi pengejaran ilmu pengetahuan di tengah umat Islam.  Jadi, ketidakberdayaan Islam menghadapi pemikiran Eropa modern ini benar-benar bukan karena penolakannya kepada kekhususan-kekhususan pemikiran Yunani, melainkan karena penolakannya terhadap terbukanya pemikiran Yunani bagi kebenaran yang baru.

Sumber :
TITIK TEMU ISLAM DAN KRISTEN
Persepsi dan Salah Persepsi

OLeh: William Montgomery Watt
Baca terus ...

Muslihat Riya' : Lebih Tersembunyi dari Langkah Semut ...

Al-Imam Asy-syeikh Ahmad bin Abdurrahman bin Qudamah Al-Maqdisy (Ibnu Qudamah)

Pengantar:
Duhai betapa beruntung pembaca e-mail ini dan betapa rugi penulisnya. Antum mendapatkan air jernih darinya sementara penulisnya mendapat air keruh. Tapi inilah perdagangan yang saya tawarkan. Bila hati pembaca lebih bersih maka itulah yang diharapkan, dengan tanpa terkotorinya hati penulis tentunya. Bila yang terjadi adalah sebaliknya maka Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah tempat meminta pertolongan, dan segala kebaikan yang ada berasal dari Allah Yang Maha Tunggal semata.
Al-'alamah Ibnu Qudamah memberikan uraian tentang Riya', Hakekat, Pembagian dan Celaannya, termasuk keterangan riya' yang menggugurkan amal dan yang tidak, obat dan cara mengobati riya' dan sebagainya. Uraiannya yang berdasar keterangan dari qur'an dan sunnah cukup jelas, dapat membuat takut orang yang terlalu beharap hingga meremehkan dan memberikan harapan kepada orang yang terlalu takut. Berikut ini saya kutipkan beberapa paragraf dari nasehat beliau yang bisa di jadikan perhatian agar kita bisa hati-hati, karena ini masalah hati. (ALS)

Ketahuilah bahwa kata riya' itu berasal dari kata ru'yah (melihat), sedangkan sum'ah (reputasi) berasal dari kata sami'a (mendengar). Orang yang riya' menginginkan agar orang-orang bisa melihat apa yang dilakukannya.
Riya' itu ada yang tampak dan ada pula yang tersembunyi. Riya' yang tampak ialah yang dibangkitkan amal dan yang dibawanya. Yang sedikit tersembunyi dari itu adalah riya' yang tidak dibangkitkan amal, tetapi amal yang sebenarnya ditujukan bagi Allah menjadi ringan, seperti orang yang biasa tahajud setiap malam dan merasa berat melakukannya, namun kemudian dia menjadi ringan mengerjakannya tatkala ada tamu di rumahnya. Yang lebih tersembunyi lagi ialah yang tidak berpengaruh terhadap amal dan tidak membuat pelaksanaannya mudah, tetapi sekalipun begitu riya' itu tetap ada di dalam hati. Hal ini tidak bisa diketahui secara pasti kecuali lewat tanda-tanda.

Tanda yang paling jelas adalah, dia merasa senang jika ada orang yang melihat ketaatannya. Berapa banyak orang yang ikhlas mengerjakan amal secara ikhlas dan tidak bermaksud riya' dan bahkan membencinya. Dengan begitu amalnya menjadi sempurna. Tapi jika ada orang-orang yang melihat dia merasa senang dan bahkan mendorong semangatnya, maka kesenangan ini dinamakan riya' yang tersembunyi. Andaikan orang-orang tidak melihatnya, maka dia tidak merasa senang. Dari sini bisa diketahui bahwa riya' itu tersembunyi di dalam hati, seperti api yang tersembunyi di dalam batu. Jika orang-orang melihatnya, maka bisa menimbulkan kesenangannya. Kesenangan ini tidak membawanya kepada hal-hal yang dimakruhkan, tapi ia bergerak dengan gerakan yang sangat halus, lalu membangkitkannya untuk menampakkan amalnya, secara tidak langsung maupun secara langsung.

Kesenangan atau riya' ini sangat tersembunyi, hampir tidak mendorongnya untuk mengatakannya, tapi cukup dengan sifat-sifat tertentu, seperti muka pucat, badan kurus, suara parau, bibir kuyu, bekas lelehan air mata dan kurang tidur, yang menunjukkan bahwa dia banyak shalat malam.
Yang lebih tersembunyi lagi ialah menyembunyikan sesuatu tanpa menginginkan untuk diketahui orang lain, tetapi jika bertemu dengan orang-orang, maka dia merasa suka merekalah yang lebih dahulu mengucapkan salam, menerima kedatangannya dengan muka berseri dan rasa hormat, langsung memenuhi segala kebutuhannya, menyuruhnya duduk dan memberinya tempat. Jika mereka tidak berbuat seperti itu, maka ada yang terasa mengganjal di dalam hati.

Orang-orang yang ikhlas senantiasa merasa takut terhadap riya' yang tersembunyi, yaitu yang berusaha mengecoh orang-orang dengan amalnya yang shalih, menjaga apa yang disembunyikannya dengan cara yang lebih ketat daripada orang-orang yang menyembunyikan perbuatan kejinya. Semua itu mereka lakukan karena mengharap agar diberi pahala oleh Allah pada Hari Kiamat.

Noda-noda riya' yang tersembunyi banyak sekali ragamnya, hampir tidak terhitung jumlahnya. Selagi seseorang menyadari darinya yang terbagi antara memperlihatkan ibadahnya kepada orang-orang dan antara tidak memperlihatkannya, maka di sini sudah ada benih-benih riya'. Tapi tidak setiap noda itu menggugurkan pahala dan merusak amal. Masalah ini harus dirinci lagi secara detail.
Telah disebutkan dalam riwayat Muslim, dari hadits Abu Dzarr Radliyallahu Anhu, dia berkata, "Ada orang yang bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat engkau tentang orang yang mengerjakan suatu amal dari kebaikan dan orang-orang memujinya?" Beliau menjawab, "Itu merupakan kabar gembira bagi orang Mukmin yang diberikan lebih dahulu di dunia."

Namun jika dia ta'ajub agar orang-orang tahu kebaikannya dan memuliakannya, berarti ini adalah riya'.

Dipetik dari: Al-Imam Asy-syeikh Ahmad bin Abdurrahman bin Qudamah Al-Maqdisy , "Muhtashor Minhajul Qoshidin, Edisi Indonesia: Minhajul Qashidhin Jalan Orang-orang yang Mendapat Petunjuk", penerjemah: Kathur Suhardi, Pustaka al-Kautsar, Jakarta Timur, 1997, hal. 271-286.
Baca terus ...

Apa dan Siapa Aliran Ahmadiyah ? dan Mengapa Dianggap Sesat ?

Apa itu Ahmadiyah?
Ahmadiyah adalah gerakan yang lahir pada tahun 1900 M, yang dibentuk oleh pemerintah kolonial Inggris di India. Didirikan untuk menjauhkan kaum muslimin dari agama Islam dan dari kewajiban jihad dengan gambaran/bentuk khusus, sehingga tidak lagi melakukan perlawanan terhadap penjajahan dengan nama Islam. Gerakan ini dibangun oleh Mirza Ghulam Ahmad al-Qadiyani. Corong gerakan ini adalah "majalah al-Adyan" yang diterbitkan dengan bahasa Inggris.

Siapa Mirza Ghulam Ahmad?
Mirza Ghulam hidup pada tahun 1839-1908 M. Dia dilahirkan di desa Qadian, di wilayah Punjab, India tahun 1839 M. Dia tumbuh di keluarga yang terkenal suka khianat kepada agama dan negara. Begitulah dia tumbuh, mengabdi kepada penjajahan dan senantiasa mentaatinya. Ketika dia mengangkat dirinya menjadi nabi, kaum muslimin bergabung dan menyibukkan diri dengannya sehingga mengalihkan perhatian dari jihad melawan penjajahan Inggris. Oleh pengikutnya dia dikenal sebagai orang yang menghasut/berbohong, banyak penyakit, dan pecandu narkotik.

Pemerintah Inggris banyak berbuat baik kepada mereka. Sehingga dia dan pengikutnya pun memperlihatkan loyalitas kepada pemerintah Inggris.

Di antara yang melawan dakwah Mirza Ghulam adalah Syaikh Abul Wafa', seorang pemimpin Jamiah Ahlul Hadits di India. Beliau mendebat dan mematahkan hujjah Mirza Ghulam, menyingkap keburukan yang disembunyikannya, kekufuran serta penyimpangan pengakuannya.

Ketika Mirza Ghulam Ahmad masih juga belum kembali kepada petunjuk kebenaran, Syaikh Abul Wafa' mengajaknya bermubahalah (berdoa bersama), agar Allah mematikan siapa yang berdusta di antara mereka, dan yang benar tetap hidup. Tak lama setelah bermubahalah, Mirza Ghulam Ahmad menemui ajalnya tahun 1908 M.

Pada awalnya Mirza Ghulam berdakwah sebagaimana para dai Islam yang lain, sehingga berkumpul di sekelilingnya orang-orang yang mendukungnya. Selanjutnya dia mengklaim bahwa dirinya adalah seorang mujaddid (pembaharu). Pada tahap berikutnya dia mengklaim dirinya sebagai Mahdi al-Muntazhar dan Masih Al-Maud. Lalu setelah itu mengaku sebagai nabi dan menyatakan bahwa kenabiannya lebih tinggi dan agung dari kenabian nabi kita Muhammad SAW.

Dia mati meninggalkan lebih dari 50 buku, buletin serta artikel hasil karyanya.
Di antara kitab terpenting yang dimilikinya berjudul Izalatul Auham, I'jaz Ahmadi, Barohin Ahmadiyah, Anwarul Islam, I'jazul Masih, at-Tabligh dan Tajliat Ilahiah.

Pemikiran dan Keyakinan Ahmadiyah
  1. Meyakini bahwa Mirza Ghulam adalah al-masih1 yang dijanjikan.
  2. Meyakini bahwa Allah berpuasa dan melaksanakan shalat; tidur dan mendengkur; menulis dan menyetempel; melakukan kesalahan dan berjimak. Maha tinggi Allah setinggi-tingginya dari apa yang mereka yakini.
  3. Keyakinan Ahmadiyah bahwa tuhan mereka adalah Inggris, karena dia berbicara dengannya menggunakan bahasa Inggris.
  4. Berkeyakinan bahwa Malaikat Jibril datang kepada Mirza Ghulam Ahmad, dan memberikan wahyu dengan diilhamkan sebagaimana al-Qur'an.
  5. Menghilangkan aqidah/syariat jihad dan memerintahkan untuk mentaati pemerintah Inggris, karena menurut pemahaman maereka pemerintah inggris adalah waliul amri (pemerintah Islam) sebagaimana tuntunan Al-Qur'an
  6. Seluruh orang Islam menurut mereka kafir sampai mau bergabung dengan Ahmadiyah. Seperti bila ada laki-laki atau perempuan dari golongan Ahmadiah yang menikah dengan selain pengikut Ahmadiyah, maka dia kafir.
  7. Membolehkan khamer, opium, ganja, dan apa saja yang memabukkan.
  8. Mereka meyakini bahwa kenabian tidak ditutup dengan diutusnya Nabi Muhammad akan tetapi terus ada. Allah mengutus rasul sewaktu-waktu jika dibutuhkan. Dan Mirza Ghulam Ahmad adalah nabi yang paling utama dari para nabi yang lain.
  9. Mereka mengatakan bahwa tidak ada al-Qur'an selain apa yang dibawa oleh Mirza Ghulam Ahmad. Dan tidak ada al-Hadits selain apa yang disampaikan di dalam majelis Mirza Ghulam. Serta tidak ada nabi melainkan berada di bawah pengaturan Mirza Ghulam Ahmad.
  10. Meyakini bahwa kitab suci mereka diturunkan (dari langit), bernama `Al-Kitab al-Mubin', bukan al-Qur'an al-Karim yang ada di tangan kaum muslimin.
  11. Mereka meyakini bahwa al-Qadian (tempat awal gerakan ini) sama dengan Madinah al-Munawarrah dan Mekkah al-Mukarramah; bahkan lebih utama dari kedua tempat suci itu, dan suci tanahnya serta merupakan kiblat mereka dan ke sanalah mereka berhaji.
  12. Mereka meyakini bahwa mereka adalah pemeluk agama baru yang independen, dengan syariat yang independen pula; seluruh teman-teman Mirza Ghulam sama dengan sahabat Nabi Muhammad SAW

Akar Pemikiran dan Keyakinan Ahmadiyah
  • Bermula dari gerakan orientalis bawah tanah yang dilakukan oleh Sayyid Ahmad Khan yang menyebarkan pemikiran-pemikiran menyimpang; yang secara tidak langsung telah membuka jalan bagi munculnya gerakan Ahmadiyah.
  • Inggris menggunakan kesempatan ini dan membuat gerakan Ahmadiyah, dengan memilih untuk gerakan ini seorang lelaki pekerja dari keluarga bangsawan.
  • Pada tahun 1953 M, terjadilah gerakan sosial nasional di Pakistan menuntut diberhentikannya Zhafrillah Khan dari jabatannya sebagai menteri luar negeri. Gerakan itu dihadiri oleh sekitar 10 ribu umat muslim, termasuk pengikut kelompok Ahmadiyah, dan berhasil menurunkan Zhafrillah Khan dari jabatannya.
  • Pada bulan Rabiulawwal 1394 H, bertepatan dengan bulan April 1974 M, dilakukan muktamar besar oleh Rabhithah Alam Islami di Mekkah al-Mukarramah yang dihadiri oleh tokoh-tokoh lembaga-lembaga Islam seluruh dunia. Hasil muktamar memutuskan "kufurnya kelompok ini dan keluar dari Islam. Meminta kepada kaum muslimin berhati-hati terhadap bahaya kelompok ini dan tidak bermuamalah dengan pengikut Ahmadiyah, serta tidak menguburkan pengikut kelompok ini di pekuburan kaum muslimin."
  • Majelis Ummat (parlemen) Pakistan melakukan debat dengan gembong kelompok Ahmadiyah benama Nasir Ahmad. Debat ini belangsung sampai mendekati 30 jam. Nasir Ahmad menyerah/tidak mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan, dan tersingkaplah kedok kufurnya kelompok ini. Maka majelis pun mengeluarkan keputusan bahwa kelompok ini lepas dari agama Islam.

Hal-Hal yang Mewajibkan Kafirnya Mirza Ghulam Ahmad:
  • Pengakuannya sebagi nabi.
  • Menghapus kewajiban jihad dan mengabdi kepada penjajah.
  • Meniadakan berhaji ke Mekkah dan menggantinya dengan berhaji ke Qadian.
  • Penyerupaan yang dilakukannya terhadap Allah dengan manusia.
  • Kepercayaannya terhadap keyakinan tanasukh (menitisnya ruh) dan hulul (bersatunya manusia dengan tuhan).
  • Penisbatannya bahwa Allah memiliki anak, serta klaimnya bahwa dia adalah anak tuhan.
  • Pengingkarannya terhadap ditutupnya kenabian oleh Muhammad SAW, dan membuka pintu tersebut bagi siapa saja yang menginginkannya.
  • Penyebaran dan Aktifitas
  •  Penganut aliran Ahmadiyah kebanyakan hidup di India dan Pakistan dan sebagian kecilnya di Israel dan wilayah Arab. Mereka senantiasa membantu penjajah agar dapat membentuk/ membangun sebuah markas di setiap negara di mana mereka ada.
  • Ahmadiyah memiliki pekerjaan besar di Afrika dan pada sebagian negara-negara Barat. Di Afrika saja mereka beranggotakan kurang lebih 5 ribu mursyid dan dai yang khusus merekrut manusia kepada kelompok Ahmadiyah. Dan aktifitas mereka secara luas memperjelas bantuan/dukungan mereka terhadap penjajahan.
  • Keadaan kelompok Ahmadiyah yang sedemikian, ditambah perlakuan pemerintahan Inggris yang memanjakan mereka, memudahkan para pengikut kelompok ini bekerja menjadi pegawai di berbagai instansi pemerintahan di berbagai negara, di perusahaan-perusahaan dan persekutuan-persekutuan dagang. Dari hasil kerja mereka itu dikumpulkanlah sejumlah dana untuk membiayai dinas rahasia yang mereka miliki.
  • Dalam menjalankan misi, mereka merekrut manusia kepada kelompok Ahmadiyah dengan segala cara, khususnya media massa. Mereka orang-orang yang berwawasan dan banyak memiliki orang pintar, insinyur dan dokter. Di Inggris terdapat pemancar dengan nama "TV Islami" yang dikelola oleh penganut kelompok Ahmadiyah ini

Pemimpin-Pemimpin Ahmadiyah
  1. Pemimpin Ahmadiyah sepeninggal Mirza Ghulam bernama Nurruddin. Pemerintah Inggris menyerahkan kepemimpinan Ahmadiah kepadanya dan diikuti para pendukungnya. Di antara tulisannya berjudul "Fashlb al-Khithab".
  2. Pemimpin lainnya adalah Muhammad Ali dan Khaujah Kamaluddin. Amir Ahmadiyah di Labor. Keduanya adalah corong/ahli debat kelompok Ahmadiyah.Muhammad Ali telah menulis terjemah al-Qur'an dengan perubahan transkripnya ke dalam bahasa Inggris. Tulisannya yang lain, "Haqiqat al-Ikhtilaf an-Nubuwwah fi al-Islam" dan "ad-Din al-Islami".Khaujah Kamaluddin menulis kitab yang berjudul "Matsal al-A`la fi al-Anbiya"' serta kitab-kitab lain.Jamaah Ahmadiyah Lahor ini berpandangan bahwa Mirza Ghulam Ahmad hanyalah seorang mujadid. Tetapi yang berpandangan seperti ini dan yang tidak, mereka sama saja saling mengadopsi satu sama lain.
  3. Muhammad Shadiq, mufti kelompok Ahmadiyah. Di antara tulisannya berjudul, "Khatam an-Nabiyyin".
  4. Basyir Ahmad bin Ghulam, pemimpin pengganti kedua setelah Mirza Ghulam Ahmad. Di antara tulisannya berjudul "Anwar al-Khilafah", "Tuhfat al-Muluk", "Haqiqat an-Nubuwwah"
  5. Dzhafrilah Khan, menteri luar negeri Pakistan. Dia memiliki andil besar dalam menolong kelompok sesat ini, dengan memberikan tempat luas di daerah Punjab sebagai markas besar Ahmadiyah sedunia, dengan nama Robwah Isti'aroh (tanah tinggi yang datar) yang diadobsi dari ayat al-Qur'an: "Dan Kami melindungi mereka di suatu Robwah Istiaroh (tanah tinggi yang datar) yang banyak terdapatpadang-padang rumput dan sumber-sumber air bersih yang mengalir. " (Q.S. al-Mukminun:50)

Kesimpulan
Ahmadiyah adalah kelompok sesat yang tidak ada hubungannya dengan Islam. Aqidah (keyakinan) mereka berbeda dengan keyakinan agama Islam dalam segala hal. Kaum muslimin perlu diperingatkan atas aktifitas mereka, setelah para ulama Islam memfatwakan bahwa kelompok ini kufur.
Maraji`:
  1. Al-Mausu'ahal Muyassarahfial Adyan wa al-Madzahib wa al-Ahzab al-Mu'ashirah, oleh Dr. Mani' Ibnu Hammad al-Jahani.
  2. Tabshir al Adyan bi ba di al-Madzahib wa al Adyan, oleh Muhammad as-Sabi'i

Wallahu a'lamu
[ Disusun dan dialihbahasakan oleh Abu Asiah ]
Dicopy dari: Majalah Fatawa. Vol.06.ThII.1425H.2004M
________________________________________

1Rasulullah SAW mengabarkan bahwa di akhir zaman nanti -sebelum terjadinya kiamat- Allah SWT akan mengutus al-Masih (Nabi Isa) ke bumi untuk memerangi Dajjal. Mirza Ghulam tanpa rasa malu mengklaim bahwa dirinyalah Nabi Isa yang ditunggu kedatangannya itu. Bukan hanya itu, dia juga mengaku sebagai Imam Mahdi.

Baca terus ...

10 Pemimpin Militer Yang Menjadi Inspirasi Para Jendral Modern


10. George S. Patton
Dia sekarang terkenal dengan menggunakan taktik ciptaannya sendiri yang dipatenkan Nazi a: blitzkrieg. Sebuah "perang kilat" umumnya dianggap sebagai salah satu yang mengkonsentrasikan penyerbuan oleh semua personel yang tersedia dan materi ke dalam garis musuh, memecahkan mereka, kemudian menekan dan terus maju saat musuh belum siap untuk melakukan perlawanan.
Taktik Jerman ini sangat mengerikan yang digunakan untuk melumat Perancis dan Rusia. Ide ini diusulkan oleh entri berikutnya, yang dapat dianggap penulis Pertempuran Perancis. Patton memahami strategi blitzkrieg dalam peperangan, mobilisasi cepat untuk membantai musuh dan akan berhasil dalam hampir semua kasus. Hal ini didasarkan pada supremasi udara tetapi, setelah 1940, Sekutu secara permanen menguasai Eropa.

9. Erich von Manstein
Manstein membuat daftar sebagian besar untuk pertahanan ahli tentang Kharkov, pertempuran ketiga untuk kota ini, di Ukraina modern. Soviet masih segar dari kemenangan monumental di Stalingrad, dan Jerman telah kehilangan inisiatif. Manstein sangat hampir mendapatkannya kembali dengan memegang muka Soviet menjadi stagnan sekitar Kharkov, meskipun dihadapkan dengan 350.000 orang melawan 70.000 nya. Tugasnya adalah untuk memotong dan menghancurkan ujung tombak lapis baja Soviet, yang telah maju terlalu jauh dari garis mereka sendiri. Kemudian dia harus merebut kembali Kharkov terus Soviet kembali. Dia berhasil dengan kedua tujuan.
Soviet menyerang seperti yang diharapkan, dan ditahan imbang di tengah, dan dipukuli kembali pada kedua panggul, dimana pusat Soviet untuk menarik atau dikelilingi. Manstein telah badai orang-orangnya ke Kharkov dalam pengejaran, dan pertempuran menjadi salah satu pertempuran jalanan dan memerangi rumah-ke rumah dekat. Ini harus memiliki disukai Soviet, yang lebih banyak orang, banyak dari mereka segar dari pertempuran yang sama di Stalingrad. Tetapi kota belum dibom menjadi puing-puing pada Stalingrad, dan tangki Manstein's akibatnya bisa manuver tanpa banyak kesulitan, mengambil kota dalam sekitar satu minggu. Manstein kemudian mengatur garis pertahanan di sisi timur kota untuk mencegah yang merebut kembali. Dia telah dibunuh atau ditangkap 52 divisi Soviet, sekitar 80.000 orang, kehilangan hanya sekitar 10.000 dirinya sendiri.

8. Scipio Africanus

Nama yang tepat Scipio adalah Publius Cornelius Scipio. Dia mencapai julukan "Africanus" setelah menang di dataran Zama di Carthage (modern Afrika Utara). Dia meraih kemenangan ini meski kalah jumlah , Carthage dengan 43.000 pasukan melawan roma (dan sekutu) dengan 64.000 pasukan dilengkapi dengan 80 gajah perang. Scipio Africanus memerintahkan untuk menyerang para pasukan gajah terlebih dahulu, ini dimaksudkan agar gajah - gajah menjadi gila sehingga menginjak-injak pasukan kaveleri musuh yang berada di belakangnya.

7.Erwin Rommel

Rommel dikenang hari ini sebagai orang yang hampir menghentikan serangan Sekutu di trek baru lahir di Afrika Utara. Dia melawan Bernard Montgomery dari Inggris, dan kemudian, Jenderal Patton. Setelah menunjukkan dirinya megah dalam mendorong Axis melalui Belgia dan Perancis, ia dipromosikan menjadi jenderal der Panzertruppe, komandan Divisi 5 Cahaya, yang menjadi Divisi Panzer ke-21, dan dipindahkan ke Afrika Utara. Ia diperintahkan untuk menahan pijakan Nazi di Gurun Sahara sampai Hitler menaklukkan Inggris atau, putus asa ini, menaklukkan Rusia, dimana Hitler tentu akan mengalihkan seluruh tenaga kerja yang diperlukan dan mesin untuk Rommel, dan menyiapkan serangan habis-habisan melawan Inggris dan melintasi Atlantik melawan Amerika Serikat (atau digugat untuk perdamaian tergantung pada syaraf-nya).
Rommel sangat hampir berlangsung selama ini akan diambil. Hitler kalah dalam pertempuran udara untuk Inggris, setelah Rommel tidak pernah akan mendapatkan bahan yang dibutuhkannya, dan ia hanya kehilangan pijakan Nazi 'di Afrika karena kehabisan bahan bakar. Hitler menolak untuk mentransfer lagi karena dia dianggap lebih perlu untuk Front Timur. Tidak hanya Hitler berulang kali menolak permintaan Rommel untuk bahan, tapi setelah Montgomery berulang kali melemparkan di cadangan setelah cadangan sampai Rommel sudah kehabisan tank dan bahan bakar, Hitler menolak untuk mengizinkan Rommel untuk mundur.


6.Thomas J. “Stonewall” Jackson
Jenderal terbesar dalam sejarah militer Amerika (sejarah panjang) hanya kehilangan satu pertempuran dalam kariernya, di Kernstown, VA, pada tanggal 23 Maret 1862. Kerugian ini telah dikaitkan dengan intelijen yang buruk: Jackson diberitahu bahwa hanya ada satu resimen tentara Uni di daerah tersebut, tetapi mengalami divisi penuh 8.500 orang, menghadapi 3.800 nya. Ia berusaha untuk mengubah sayap kanan Uni, tapi dipukuli kembali, dan diadakan Utara lapangan. Hasilnya, bagaimanapun, terbukti lebih kompleks. Utara menemukan bahwa keinginannya untuk memperkuat pasukan yang berbaris di Richmond akan diperjuangkan oleh Jackson di Lembah Shenandoah, rute hanya layak Utara bisa ambil untuk tentara dengan cepat. Lembah ini adalah sekitar 150 mil panjang sekitar 50 mil lebar, dan terdiri dari perbatasan barat laut Virginia dengan West Virginia. Untuk memerangi tentara Jackson dari 17.000 orang, Presiden Lincoln mengirim tidak kurang dari tiga pasukan terpisah, sejumlah 52.000 orang, dipimpin terutama oleh Gens. Fremont, Bank, Schenck dan Shields.
Setelah kekalahan pertama, Jackson tidak pernah kalah lagi, dan mengalahkan Uni serangan gabungan dalam tidak kurang dari 5 pertempuran sepanjang Mei-Juni awal 1862.


5.Hannibal Barca

Hannibal mengawasi kehancuran yang paling garang dalam pertempuran tunggal dalam sejarah peperangan kuno. Ini dicatat dalam sejarah sebagai Pertempuran Cannae, di tenggara Italia,

Hannibal maksud adalah penaklukan mengucapkan Kekaisaran Romawi, dan ia datang lebih dekat dari siapa pun dalam sejarah untuk menariknya. 
Dia telah mengalahkan Roma dua kali pada Trebia dan Danau Trasimene, menimbulkan puluhan ribu korban dan, sebagai tanggapan, Roma memberi kekuasaan diktator untuk Fabius Maximus, yang mengobarkan perang atrisi terhadap dirinya, menolak untuk melawan dia, dan menolak akses pasukannya untuk lahan pertanian dan makanan. Pada Cannae, masyarakat Romawi menuntut kemenangan, dan para jenderal yang ditugaskan untuk menyampaikan hal itu Gayus Terentius Varro dan Lucius Aemilius Paulus. Mereka tanpa rasa takut dan bodoh diserang pusat Hannibal, di mana mereka melihat pasukannya menjadi lemah. Hannibal dimaksudkan ini sebagai penipuan, dan mereka jatuh untuk perangkap: pusat terlibat dalam sebuah retret yang sangat terorganisir dalam menghadapi nomor unggul falang Romawi. Falang formasi ini diadopsi dari Yunani Kuno dan mempekerjakan hampir secara eksklusif sejak saat itu, diperkirakan terpecahkan. Hal ini benar jika musuh menyerang dari depan. Tetapi Hannibal melihat yang berat Achilles's Heel: sekali dalam formasi barisan, massa Romawi seluruh tentara tidak bisa melakukan manuver untuk melindungi diri dari mengapit pasukan berkuda atau melingkar.

4. Julius Caesar

terlibat dalam permusuhan politik yang rumit antara legiun Caesar dan tentara Vercingetorix , Roma dan Gaul keduanya harus disalahkan. Tapi Caesar memperimbangkan dan mengumumkan bahwa Gaul telah menjadi ancaman serius terhadap keselamatan Roma di tahun 58 SM, dan ia menyerang dengan maksud untuk menghancurkan seluruh wilayah. Apa yang terjadi berikutnya adalah menjadikan kepopuleran caesar meningkat, di tangannya sendiri, dalam bukunya Commentarii de Bello Gallico. Dengan asumsi dia mengatakan yang sebenarnya, dan dia sangat jujur dan menghormati lawannya, Vercingetorix, pemimpin utama dari Gaul, yang telah memberikan penghormatan dengan bertempur dengan gigih dan penuh etika

3. Napoleon Bonaparte
Napoleon melakukan sesuatu yang, pada waktu itu, tak seorang pun di bumi berpikir mungkin: dia menaklukkan hampir seluruh Eropa. Dia cukup lengkap dari dirinya sendiri, dan yang mungkin ada hubungannya dengan 5'2 nya "tinggi, atau 1 nya" penis (mencarinya). Tapi apa yang ia kekurangan di fisik, ia lebih dari dibuat dalam berani dan kecemerlangan. Ketika menjadi jelas bahwa ia ingin Eropa menjadi sepenuhnya Perancis, seluruh Eropa bersatu melawan dia. Koalisi ini terdiri dari The United Kingdom, Austria, Rusia, Spanyol, Portugal, Belanda, Swedia dan sejumlah orang lain. Napoleon sendirian memimpin di Grande Armée untuk kemenangan demi kemenangan, yang paling mengesankan terjadi di Austerlitz dan Ulm, di antara banyak lainnya. Kemenangan-Nya di Austerlitz masih dipandang dengan kagum di universitas militer di seluruh dunia. Napoleon kalah jumlah 72.000 untuk 92.000, tapi ia tahu bahwa koalisi Rusia-Austria (koalisi ketiga) sangat ingin menyerang dan menghancurkan dia, dan ia furthered keinginan mereka dengan pura-pura penampilan lemah dalam tentara sementara di lapangan sehari sebelum pertempuran dimulai. Lalu ia sengaja menipis sayap kanan untuk melemahkan, dan koalisi mengambil umpan, menyerang ada di sana pagi berikutnya. Dengan demikian, koalisi habis pasukan di pusat, dan ini adalah di mana Napoleon dimaksudkan untuk menyerang pada saat yang tepat. Ini bekerja.



 



2. Genghis Khan
Wilayah seluruh kekaisaran mongol pada puncaknya mempunyai luas 23 juta meter persegi, yang merupakan 22% dari keseluruhan luas daratan di Bumi. Taktik yang memungkinkan penaklukan tersebut berasal dari Genghis kahn, pendiri kerajaan dan kaisar pertama .

nama lahirnya adalah Borjigin Temujin, dan ia menciptakan gaya menyerang serbaguna, yaitu Pasukan pemanah berkuda: pemanah terbaik tidak dilatih hanya untuk menembak, tapi untuk menembak akurat saat mengendarai kuda dengan guncangan dan kecepatan penuh. Mereka bahkan bisa menembak akurat langsung di belakang kuda dengan guncangan penuh. Tidak ada kekuatan infanteri di dunia pada waktu itu bisa bertahan oleh serangan pasukan kavaleri tersebut, dan hampir semua kerajaan kewalahan dengan serangan pasukan Mongol yang sangat cepat.

1.Alexander III of Macedon

Orang-orang Yunani memanggilnya "Μέγας Ἀλέξανδρος,"yaitu, "Alexander Agung," dan ia benar-benar tetap begitu, karena ia berjuang total 17 pertempuran besar, dan memenangkan setiap satu pun dari mereka. Dia sangat kalah jumlah di sebagian besar dari
mereka, tetapi dengan keahlian militer anak buahnya tidak pernah kehilangan lebih dari 16% dari tentara mereka dalam 1 pertempuran. Bahwa tingkat kematian 16% terjadi hanya sekali, di Issus, pada 333 SM, di mana pertempuran Alexander kehilangan 6500-7000 orang dari 40.000 personel. Musuhnya, Darius III dari Persia, kehilangan 20.000 sampai 30.000 orang .
Pada Gaugamela, dua tahun setelah Issus, ia kehilangan hanya 2,5% dari pasukannya, atau sekitar 1.100 orang dari 47.000 pasukannya. Ia mengalahkan Persia dengan spektakuler dan menewaskan sedikitnya 40.000 sampai 90.000. Tentara Persia itu terdiri dari setidaknya 100.000 orang sampai 1.000.000. Darius akhirnya bisa menggunakan seluruh pasukannya sekaligus tanpa pembatasan medan, karena di Issus Alexander bertarung dengan melewati celah di pegunungan yang cukup sempit

Baca terus ...

Top 10 Senjata Eksotis Yang Mematikan dari Masa Lalu

Kaum Manusia selalu memiliki hasrat dan akan sering berperang untuk memenuhinya. Dan untuk perang, seorang lelaki membutuhkan senjata. Manusia yang sedang berperang akan Menggunakan keterampilan dan sumber daya apapun yang mereka miliki untuk menang, sebuah senjata dibuat untuk memotong, menghancurkan, menusuk, dan atau menumpahkan air mata musuh-musuh mereka.
Setiap bangsa memiliki senjata yang untik untuk prajurit - prajuritnya. Hari ini ketika kita bicara tentang senjata kuno kita langsung berpikir tentang pedang, tombak, busur, dan kapak.
Tapi aku menemukan minat pada senjata penyerang yang lain daripada yang biasa digunakan . Daftar ini adalah berbagai macam senjata yang memiliki desain, latar belakang, atau penggunaan yang saya anggap cukup luar biasa. Dan inilah 10 Senjata Kuno paling unik yang pernah diciptakan manusia

Posting lain tentang Senjata:
5 Senjata Pembunuh Massa dari Filem Sains-Fiksi Yang Telah Dibuat di Amerika
10 Senjata Pembunuh Monster Yang Pernah Diciptakan Manusia
10 Senjata Paling Aneh Yang Pernah Diciptakan
The Ultimate Wheapon, Senjata - Senjata Paling mengerikan Yang Pernah Diciptakan Militer


10. Alat Pemukul Mere
Digunakan oleh suku-suku Maori di Selandia Baru,alat pemukul ini tampak sederhana namun sangat solid dibuat dari batu giok nephrite. Anehnya, Māori menggunakan pemukul berukuran 12-20 inci untuk menusuk dan menonjok bukan diayun untuk memukul lawan. Untuk Māori, Senjata (pemukul) Mere ini adalah senjata yang sangat spiritual. Mereka menamai dan mewariskan pemukul ini secara turun-temurun. Mereka bahkan percaya bahwa senjata ini berisi mana (kekuatan spiritual) mereka sendiri.
Para Māori dihormati berdasarkan keampuhan senjata Mere yang mereka miliki. Mereka adalah simbol kepemimpinan, dan jika ada Mere yang dianggap penting oleh suku itu dipegang oleh orang yang salah, upaya besar dilakukan oleh suku untuk memastikan Mere dikembalikan kepada pemiliknya yang berhak.

9. Pedang Pengait
Mungkin yang paling terkenal di daftar ini, Pedang Pengait Cina dimiliki oleh para biarawan Shoalin  di China utara.
Indah dan artistik dirancang, pisau melengkung menjadi bentuk pengait di ujung yang memungkinkan pengguna untuk menghubungkan pisau dengan ujung dan menggunakan mereka sebagai senjata, Senjata dengan jangkauan yang panjang.
Senjata ini biasanya untuk bertahan, berbentuk bulan sabit dan sangat bagus untuk memblokir pukulan serta ayunan /bacokan musuh yang berjarak terlalu dekat.
Ujung gagang itu dipertajam menjadi belati untuk menikam dari jarak dekat. Pedang ini berukuran dari 4-6 meter dari puncak kait ke ujung gagang tajam. Pedang pengait ini sebagian besar digunakan penduduk sipil dan pendekar freelance, tapi militer Cina tidak mempersenjatai pasukannya dengan senjata ini.

8. Munga Hunga
kpinga / Munga Hunga adalah pisau lempar yang digunakan oleh prajurit yang berpengalaman dari suku Azande. Orang-orang Zande adalah warga Nubia, sebuah wilayah di Afrika terdiri dari Sudan utara dan selatan Mesir. Pisau ini berukuran hingga 22 inci dan memiliki tiga ujung pisau yang diperpanjang dari tengah. Pisau yang dekat dengan pegangan berbentuk mirip alat kelamin pria, yang melambangkan kekuatan maskulin dari pemiliknya.
Ketika pemilik senjata itu menikah, ia mempresentasikan kpinga sebagai hadiah kepada keluarga istrinya.

7. Macuahuitl
senjata Macuahuitl itu pada dasarnya berukuran besar, pedang berbentuk sepotong kayu dengan potongan tajam obsidian tertanam di sisinya. Macuahuitl tidak memiliki titik yang tajam,maka senjata ini tidak dapat digunakan sebagai senjata tikam, namun barisan bergerigi obsidian memberikan kekuatan merobek dengan luka yang cukup dalam pada musuh. Kayu itu sendiri cukup berat dan kuat untuk mengalahkan lawan, sehingga memungkinkan Suku Aztec untuk menangkap musuh hidup-hidup untuk digunakan sebagai tumbal dalam ritual pengorbanan mereka yang terkenal.
Ada laporan yang menyatakan bahwa maquahuitl mampu membuat retak kepala kuda, ini sangat mencengangkan mengingat tengkorak kepala kuda  lebih tebal daripada kepala seorang manusia dewasa.

6. Gunting Gladiator
Ini senjata yang tampak agak aneh digunakan di arena gladiator zaman Kekaisaran Romawi kuno.cukup Menarik, gladiator yang memegang senjata ini dalam pertempuran juga dikenal sebagai scissors.
Casing logam di bagian bawah membentuk tabung panjang yang menutupi lengan gladiator, memungkinkan senjata dapat digunakan dengan mudah untuk memblokir, menangkis, serta melakukan serangan balik.
Terbuat dari baja yang ditempa, Gunting Gladiator berukuran sampai satu setengah meter. Namun meski terbuat dari baja Senjata ini sangat ringan, berbobot pada 5-7 pound ; ini memungkinkan pemakai senjata Scissor melakukan gerakan cepat. Bentuk unik dan desain gunting membuatnya menjadi favorit penonton.

5. Chakram
 
Jangan tertipu, Chakram bukanlah alat yang ingin anda mainkan sebagai frisbee. Berbeda dengan Frisbee, Chakram sering dilemparkan vertikal daripada horizontal. Lingkaran mematikan dari logam berdiameter sampai 0,3 meter .Cakram mempunyai sisi yang sangat tajam memastikan bahwa Chakram bisa mengiris lengan dan kaki dengan mudah. Senjata ini berasal dari India, dan biasanya digunakan secara luas oleh Sikh tingkat tinggi.
Chakram bisa ditumpuk satu di sisi lain dan dilempar berulang kali. Salah satu metode yang menarik melemparkan digunakan oleh prajurit profesional adalah untuk spin Chakram pada jari telunjuk mereka, dan kemudian, dengan jentikan tajam pergelangan tangan, meluncurkan pisau berputar pada lawan mereka.

4. Chu Ko Nu
Senjata kuno lain dari Cina, chu ko nu pada dasarnya nenek moyang dari senapan otomatis - senjata ini mengorbankan jangkauan dan kekuatan menancap demi mempersingkat waktu isi ulang busur dengan cepat.
Dibuat dari kayu di atas panah diletakkan 10 anak panah yang jatuh ke tempatnya ketika tuas persegi panjang di bagian belakang ditarik kembali setelah menembakkan anak panah. Satu fakta menarik adalah bahwa chu ko nu terakhir dilihat penggunaannya dalam perang Sino-Jepang dari 1894-1895,padahal di tahun sebelumnya telah ditemukan senjata api.
Panah bisa menembakkan rata-rata total 10 anak panah dalam waktu 15 detik.Yang bila dibandingkan dengan kecepatan reload busur normal , adalah peningkatan kecepatan reload yang besar.
Untuk efektivitas ditambahkan, pada beberapa anak panah Chu Ko Nu dengan racun dari bunga aconite yang sangat mematikan,yang juga dikenal sebagai wolfsbane.

3. Sarang Lebah
 
Sekarang aku harus menyerahkannya ke Cina, senjata mereka telah membuat empat entri dalam daftar saya. Tempat ketiga diambil oleh sarang lebah, atau api terbang.Pada dasarnya itu adalah wadah kayu diisi dengan tabung dalam bentuk segi enam, yang, bila dilihat dari depan, memberi penampilan senjata seperti sarang lebah besar.Di dalam masing-masing tabung adalah panah roket.Meluncurkan roket-roket panah dengan kekuatan dan jangkauan dari busur tradisional. 32 anak panah dapat diluncurkan dari sarang sekaligus.Prajurit dari kekaisaran Cina biasanya akan menembakkan ribuan sarang lebah 'sekaligus,yang akan membunuh banyak musuh dalam hitungan detik.

2. Katar
Ini senjata dari India memberikan pemiliknya cakar wolverine,meski tidak dibuat dari logam adamantium kayak punya Wolverine X-men.
Katar, sekilas memiliki pisau tunggal, namun ketika pemicu pada pegangan berbentuk h diaktifkan, pisau itu akan dibagi menjadi tiga, satu di tengah dan satu di setiap sisi.Tiga pisau tidak hanya membuat senjata lebih efektif menusuk dan pemotongan, tetapi mereka juga mengintimidasi dan / atau mengejutkan lawan.Posisi pisau itu pada pegangan juga memungkinkan untuk dengan mudah memblokir serangan.Desain yang tidak biasa inimempunyai tujuan lain - pisau penusuk dengan tiga ujung ini bisa dengan mudah menembus semua jenis baju besi prajurit di Asia dengan mudah.

1. Zhua
Saat melihat perangkat sangat aneh itu tampak lebih dari cukup untuk meyakinkan saya bahwa itu layak menjadi nomor satu di daftar ini. Namun senjata lain dari Cina ini , besi mencolok zhua itu berbentuk "tangan besi" seperti cakar yang tajam yang akan menusuk kuku daging, dan kemudian melepasnya dari tubuh.Berat dari zhua sudah cukup untuk membunuh lawan, tapi cakar membuatnya lebih mematikan.Ketika dikerahkan oleh seorang profesional, dapat digunakan untuk menarik prajurit dari kuda mereka.Tetapi penggunaan utama dari zhua adalah untuk menarik perisai musuh, meninggalkan mereka terkena cakar tangan besi.

Sumber

Baca terus ...

Populer