Showing posts with label Sejarah. Show all posts
Showing posts with label Sejarah. Show all posts

Manusia Bukan Kholifah Pertama Di Bumi ?


Jika Adam diciptakan sekitar 80.000 - 100.000 tahun yang lalu, kemungkinan besar kita bukan mahluk berakal pertama yang diciptakan Tuhan untuk menghuni dan mengelola bumi. bahkan dalam Qur'an dan haditspun tidak dinyatakan secara eksplisit bahwa manusia adalah mahluk berakal yang diciptakan dibumi pertama kali, dalam Quran dinnyatakan : Allah Ta’ala berfirman, وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلاَئِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الأَرْضِ خَلِيفَةً ، قَالُواْ أَتَجْعَلُ فِيهَا مَن يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاء وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ، قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لاَ تَعْلَمُونَ (سورة البقرة: 30) “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat: "Sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, Padahal Kami Senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui." SQ. Al-Baqarah: 30

Bagaimana malaikat bisa tahu bahwa manusia yang akan membuat kehancuran di muka bumi? ini ada dua analisisis:
1. Malaikat tahu sesuatu sebelum terjadi
2. Malaikat pernah melihat sendiri mahluk semacam manusia menghuni bumi
3. Jika Tuhan menjadikan Kholifah di bumi sebelum manusia, kemungkinan peninggalan benda purba dan artefak bukti adanya penggunaan akal, tidak akan ditemukan sebelum 100.000 tahun yang lalu, mengingat Bangsa Jin adalah mahluk non materi

 Torehan tertua di dunia yang terdapat pada cangkang ternyata berasal dari tanah Jawa, tepatnya dari situs Trinil, Ngawi, Jawa Timur. Penelitian yang dipublikasikan di Nature pada Senin (1/12/2014) silam telah mengungkapnya. Cangkang kerang yang dianalisis ditemukan oleh paleontolog Eugene Dubois di situs Trinil pada tahun 1896. Dubois juga menemukan kerangka Homo erectus.

Kerangka dan cangkang itu lalu dikirim ke Museum Leiden pada tahun 1930. Josephine CA Jordens, peneliti pada Fakultas Arkeologi di Universitas Leiden, Belanda, beserta rekannya adalah pihak yang mengonfirmasi bahwa torehan tersebut merupakan yang tertua, berasal dari masa 500.000 tahun lalu.

 Jordens sedang mengerjakan proyek penelitian tentang penggunaan sumber daya laut oleh spesies manusia purba Homo erectus di situs Trinil, Jawa Timur. Ia kemudian menganalisis cangkang kerang air tawar spesies Pseudodon vondembuschianus trinilensis. torehan Tertua Dunia di cangkang kerang Berasal dari Pulau Jawa Gambar kuno tertua di dunia pada cangkang kerang dari situs Trinil.

Gambar berbentuk zig-zag tersebut ditaksir berusia 500.000 tahun. (Pict: Wim Lustenhouwer/VU University Amsterdam) Saat menganalisis, Jordens menemukan perforasi atau lubang-lubang kecil selebar beberapa milimeter pada permukaan cangkang kerang. Menurut dia, hal itu merupakan indikasi adanya orang pada masa itu yang berupaya membuka cangkang dengan alat tajam macam gigi hiu.

 Rekan Jordens kemudian memotret cangkang tersebut dan mengamatinya lebih detail. Lewat pengamatan saksama, diketahui bahwa permukaan cangkang tersebut memiliki torehan-torehan berbentuk zig-zag. Pengamatan di bawah mikroskop kemudian menguak bahwa pola zig-zag itu dibuat secara sengaja. Garis zig-zag yang masing-masing memiliki panjang 1 cm tersebut kontinu, tak putus-putus, menunjukkan bahwa pembuatnya menaruh perhatian pada detail. Jordens dan rekannya melakukan penanggalan pada sedimen yang terdapat pada cangkang dengan argon dan luminescence.

Hasil penanggalan mengungkap bahwa pola zig-zag itu berasal dari masa 500.000 tahun lalu, bukan dibuat oleh Homo sapiens, melainkan Homo erectus! “Penemuan ini sangat spektakuler dan berpotensi mengubah cara pandang kita tentang Homoawal (manusia purba),” kata Nick Barton, arkeolog dari Universitas Oxford yang tak terlibat studi. Apakah torehan tersebut merupakan bentuk seni? Jordens mengatakan, “Jika Anda tak mengetahui tujuan dari seseorang yang membuatnya, maka tak mungkin untuk menyebutnya sebagai seni.” “Akan tetapi, di sisi lain, ini adalah gambar purba. Ini adalah cara untuk mengekspresikan diri. Apa tujuan dari orang yang membuatnya, kita tak tahu,” ungkap Jordens seperti dikutip Nature, Rabu (3/12/2014) silam.

Clive Finlayson, pakar hewan dari Museum Gibraltar yang juga terlibat dalam studi, mengatakan, yang terpenting dari temuan ini adalah bahwa manusia purba sudah punya kemampuan berpikir abstrak, sama seperti manusia modern. Menurut penelitian, pola zig zag yang ditemukan di sebuah kerang fosil di Indonesia, diduga adalah ukiran paling tua karya nenek moyang manusia. Para ahli antropologi yang melakukan penelitian mengatakan, ukiran tersebut setaknya dibuat 430.000 tahun lalu. Artinya, lukisan pada kerang itu dibuat oleh manusia purba Homo erectus di Trinil, Jawa Timur. Pahatan pada kerang ini ditemukan melalui penelitian baru terhadap 166 kerang air tawar yang ditemukan di Trinil. Ratusan kerang air tawar yang difosilkan digali dan dikumpulkan oleh ilmuwan Belanda Eugene Dubois pada tahun 1890-an. Salah satu penulis laporan kerang ini, Stephen Munro, mengambil foto kerang-kerang pada 2007 sebagai bagian dari tesis S3. Seperti diterbitkan juga di jurnal Nature, hasil penelitian menyebutkan pahatan tampak jelas bila dilihat di foto digital tetapi tak tampak bila dilihat dengan mata biasa. Bila dikukuhkan, Munro mengatakan temuan tersebut mungkin akan “menulis ulang sejarah manusia”. “Ini kali pertama kami menemukan bukti Homo erectus bertindak seperti ini,” kata peneliti dari Australian National University itu.

Pahatan tertua buatan manusia yang ditemukan sebelumnya diperkirakan berumur 130.000. Dengan demikian ukiran kerang dari Trinil itu jauh lebih tua. The geometric pattern on Pseudodon shell, from left to right, top to bottom: overview (scale bar – 1 cm); schematic representation; detail of main engraving area (scale bar – 1 cm); detail of the engraving (scale bar – 1 mm). Image credit: Josephine C. A. Joordens et al. Gambar Kuno dari Trinil Bukti Manusia Purba Punya Kreativitas Penemuan torehan tertua di dunia pada cangkang dari situs Trinil, Ngawi, Jawa Timur ini menunjukkan bahwa kemampuan kreatif tak spesial hanya milik manusia modern (Homo sapiens), tetapi juga dimiliki manusia purba Homo erectus. Temuan tersebut juga menunjukkan bahwa perilaku manusia modern tak tiba-tiba saja muncul begitu spesiesnya berkembang, tetapi telah mengakar pada moyangnya, para manusia purba. Josephine CA Jordens, peneliti pada Fakultas Arkeologi di Universitas Leiden, Belanda, mengungkap bahwa torehan pada cangkang kerang air tawar spesies Pseudodon vondembuschianus trinilensis adalah yang tertua di dunia. Berdasarkan analisis sedimen pada cangkang dengan penanggalan Argon dan luminesens, Jordens menyatakan, torehan berbentuk zig-zag tersebut berusia antara 540.000-430.000 tahun.
 Dengan usia itu, Torehan tersebut lima kali lebih tua dari gambar geometris tertua di dunia sebelumnya yang ditemukan di goa wilayah Afrika Selatan, berusia antara 70.000 hingga 100.000 tahun. Temuan torehan pada cangkang dari Trinil memberi petunjuk tentang asal-usul kreativitas sebab torehan tersebut dibuat oleh spesies manusia purba, Homo erectus, sementara torehan di Afrika Selatan dibuat oleh manusia modern, Homo sapiens. Jordens seperti dikutip National Geographic, Rabu (3/12/2014) silam mengatakan, “Ini menunjukkan asal-usul dari kemampuan itu (kreativitas) jauh lebih awal dari yang kita duga sebelumnya.” “Kita sebagai manusia cenderung berpusat pada spesies kita, menganggap bahwa kita hebat dan mereka manusia purba bodoh, tetapi saya tak berpikir begitu. Kita harus menghargai nenek moyang kita lebih tinggi,” imbuhnya. Eugene DuboisAlison Brook, paleoantropolog dari Smithsonian Institutipon di Amerika Serikat, mengatakan hal yang sama.
Ia mengungkapkan, temuan ini berdampak besar, terutama pada pemahaman tentang spesies manusia modern dan moyangnya. Secara umum, dipercaya bahwa manusia menjadi modern secara anatomi dan perilaku sekitar 100.000-200.000 tahun lalu. Kemampuan manusia berkembang pesat pada masa itu sehingga dalam hitungan ribuan tahun, manusia mampu menggambar pada dinding-dinding goa. Gambar kuno dari Trinil memberi petunjuk bahwa skenario tersebut tak tepat.

 “Perilaku manusia modern tak tiba-tiba saja muncul seperti percikan. Ini ialah sesuatu yang sudah mengakar jauh sebelumnya,” ungkap Jordens. Cangkang kerang yang dianalisis dalam riset Jordens ditemukan oleh paleontolog Eugene Dubois di situs Trinil pada tahun 1896. Dubois juga menemukan kerangka Homo erectus. Kerangka dan cangkang itu lalu dikirim ke Museum Leiden pada tahun 1930. Saat mengoleksi cangkang, Dubois tak menyadari adanya torehan pada permukaannya. Adanya torehan baru disadari oleh Jordens dan Streven Munro, antropolog dari Museum Nasional Australia, tujuh tahun lalu. (Sumber: Kompas sains/ Nature/ National Geographic)

Pustaka:
Baca terus ...

Gayatri Rajaptni, Wanita Yang Berperan di Balik Lahirnya Kerajaan Terbesar Nusantara

Adalah watak Rajapatni Gayatri yang agung, sehingga mereka menjelma pemimpin besar sedunia, yang tiada tandingannya. Putri, menantu, dan cucunya menjadi raja dan ratu. Dialah yang menjadikan mereka penguasa dan mengawasi semua tindak tanduk mereka (Negarakrtagama, Bab 48)

Cuplikan dari kitab Negarakrtagama inilah yang dipilih menjadi pembuka kisah hidup tentang Gayatri Rajapatni yang ditulis oleh mantan duta besar Kanada untuk Indonesia, Earl Drake. Siapa dan bagaimana peranan Gayatri Rajapatni dalam sejarah perjalanan kerajaan Majapahit hingga mencapai masa gemilangnya diungkap dengan gaya bahasa ringan dalam buku ini. Sebenarnya siapa itu Gayatri Rajapatni?

Tugas seorang bermoral adalah mengenali suatu tujuan yang mulia dan setia pada tujuan tersebut.
(Gayatri Rajapatni)

Arak-arakan menyambut Pangeran Wijaya dan pasukannya memasuki batas kota, mereka disambut oleh para menteri Jayakatwang dan diantarkan ke Daha, ibukota Kediri. Sementara itu di bangsal perempuan Keraton Kediri, Gayatri yang mendengar kedatangan Pangeran Wijaya untuk menyerahkan diri; penasaran dengan rencana apa yang akan dilakukan oleh kakak iparnya. Ia menerobos kerumunan warga di bibir jalan dan berdiri di deretan depan menunggu lewatnya perarakan.

Pangeran Wijaya yang tampan melangkah gagah, mengedarkan pandangan menyapu ke segala penjuru hingga hinggap pada sepasang mata belia yang juga sedang memandanginya. Mata mereka beradu sepersekian detik hadirkan seulas senyum di bibir Pangeran Wijaya, kini ia yakin adik iparnya Putri Gayatri selamat dari pertikaian di Singhasari. Tanpa mereka sadari, sebuah harapan diam-diam terajut di antara dua hati. Harapan yang bangkitkan gairah seiring datangnya sebuah pesan yang disampaikan pengawal Pangeran Wijaya dan menggetarkan sanubari Gayatri seperti yang dituliskan kembali dalam buku hariannya:

“Katakan kepada Putri agar jangan putus asa. Kakak sulungnya selamat dan kini tinggal di penampungan sementara kami di Madura. Kita harus tetap tenang sampai bisa kembali membangun kekuatan dan merebut kembali kerajaan. Untuk saat ini, biarkan Putri Gayatri, tinggal di sini sampai kami bisa menyelamatkan dan membawanya ke pangkuan sang Pangeran”

Penyerangan oleh Kerajaan Kediri

Asa perlahan bersemi dalam diri Gayatri untuk membangun kembali cita-cita sang ayahanda mewujudkan sebuah kerajaan pemersatu Nusantara. Dyah Dewi Gayatri Kumara Rajassa, putri bungsu dari empat orang anak perempuan Krtanagara, Raja Agung Singhasari. Gayatri yang dekat dengan sang ayah, sejak usia lima belas tahun menaruh minat yang tinggi pada tata negara, hukum, agama, teater dan yoga; sehingga sering menjadi teman diskusi raja membahas kelangsungan negara. Gayatri selamat dari penyerangan besar-besaran yang dilakukan oleh pasukan Jayakatwang dari Kerajaan Kediri ke Singhasari pada 1292 yang menewaskan ayahanda dan ibundanya. Kakak sulungnya Tribhuwana, istri dari Pangeran Wijaya kabur dari istana menyusul suaminya ke medan laga sedang dua kakaknya yang lain Mahadewi istri Pangeran Ardaraja putera Jayakatwang dan Jayendradewi dijadikan sandera dan dibawa ke Kediri.

Ketika istana Singhasari diserang oleh pasukan Kediri, Gayatri sedang asik belajar di kamar belakang sehingga luput dari pembantaian. Untuk menyamarkan dirinya Gayatri berganti nama menjadi Ratna Sutawan, menanggalkan baju kebesaran istana dan berpura-pura menjadi puteri pegawai rendahan keraton. Bersama Sodrakara pengasuhnya, mereka ikut diboyong ke Kediri menjadi tawanan dan ditempatkan di bangsal perempuan Keraton Kediri. Sebelum meninggalkan istana, ia meminta ijin kepada Sodrakara agar diantarkan melihat jasad orang tuanya untuk memberi sembah terakhirnya.

Ia raih tangan ayahnya yang dingin dan bersumpah akan mengabdikan diri untuk mengenangnya dan merawat apa yang telah diwariskannya. Sejenak kepedihan yang dalam menguasai dirinya, setelah itu ketakutan. Bagaimana ia bisa bertahan hidup seorang diri?

Gelar Rajapatni

Sejak pertemuannya kembali dengan Pangeran Wijaya, mereka menyusun rencana untuk membangun kembali sebuah dinasti baru dengan seorang pemimpin baru yang tetap mengusung visi Krtanagara untuk mempersatukan kerajaan-kerajaan di Jawa lewat pertemuan rahasia di Daha, Kediri. Di hutan Tarik, Pangeran Wijaya mulai menyusun strategi dan membangun basis Majapahit dengan bantuan sekutunya dari Madura. Mereka mempersiapkan penyerangan ke Kediri dengan bersekutu dengan pasukan Cina Mongol yang mendarat di Jawa pada 28 Maret 1293. Kediri akhirnya ditaklukkan pada 29 April 1293, Gayatri pun diselamatkan oleh Wijaya dan dibawa ke Majapahit. Beberapa minggu setelah dinobatkan menjadi raja Majapahit, Wijaya yang bergelar Krtarajasa Jayawardhana mempersunting Gayatri dan menganugerahinya gelar Rajapatni, Pendamping Raja.

Suasana negeri perlahan menjadi kondusif, Wijaya dan Gayatri bahu membahu membangun kerajaan baru Majapahit yang wilayahnya meliputi Kediri, Madura, Singhasari dengan ibukota Majapahit. Perhatian mereka tertuju pada kesejahteraan rakyat, memulihkan hubungan kebudayaan dan ekonomi dengan negeri jiran seperti India dan Cina. Gayatri yang cerdas nan bijaksana, menjadi penasihat dan pendamping raja yang senantiasa memberikan pandangan baru kepada Wijaya.

Gayatri atau Rajapatni, adalah yang termuda dan tercantik diantara mereka, laksana mutiara cemerlang yang menarik cinta dan simpati semua orang. Hubungannya dengan sang raja laksana Uma dan dewa Shiwa. Ia melahirkan dua puteri, yang tak lain adalah muara kebahagiaan.

Naiknya Jayanegara, Pangeran yang Tidak Dilahirkan Oleh Seorang Ratu

Sayang kebahagiaan mereka tak bertahan lama, awan duka menyelimuti Majapahit. Wijaya mendadak menghadap sang Budha di usia 46 tahun karena penyakit tumor ganas yang menyerangnya. Karena ketiadaan putera dari Gayatri, sebagai pengganti Wijaya, Jayanagara puteranya dari Dara Petek, puteri Melayu yang tak pernah diakui sebagai ratu diangkat menjadi raja. Jayanegara yang masih muda, berusia 16 tahun dengan watak yang keras memerintah tanpa memperhatikan aspirasi rakyatnya. Selama pemerintahan Jayanagara terjadi banyak pemberontakan, namun berhasil ditumpasnya dengan tangan besi dan terjun langsung ke medan perang. Pada masa pemerintahannya Jayanagara membentuk pengawal elit istana dimana salah seorang perwira seniornya berasal dari rakyat biasa. Karena jasanya dalam menumpas pemberontakan di kalangan istana, Gadjah Mada sang perwira senior ini mendapat kepercayaan raja dan karirnya pun menanjak tajam.

Gayatri yang pandai membaca karakter, mamahami bahwa kapasitas intelektual seseorang lebih penting untuk dinilai daripada asal-usul kelas sosialnya. Di mata Gayatri, Gadjah Mada yang cerdas dan menaruh minat pada seni pemerintahan; membuatnya terkesan. Tanpa sepengetahuan raja, diam-diam Gayatri mendekati Gadjah Mada, membuatnya merasa nyaman untuk menjalin komunikasi dengannya dan kedua putrinya. Gayatri terpanggil untuk menempa dan membimbing Gadjah Mada yang dikuasai jiwa muda yang menggebu-gebu. Perlahan Gayatri mulai mengendalikan dan menyusupkan doktrin ideologi serta kebijakannya ke dalam diri perwira muda yang gagah berani dengan pendekatan kekeluargaan tanpa disadari oleh Gadjah Mada.

Peran Sang Rajapatni yang Melahirkan Kerajaan Terbesar Di Jawa

Hubungan yang tidak harmonis antara Gayatri dan Jayanagara kian meruncing saat Jayanagara memaksa ingin menikahi dua adik tirinya, putri Gayatri dan Wijaya. Gayatri menggunakan pengaruhnya dan bersekongkol dengan Gadjah Mada untuk mengenyahkan Jayanagara. Dengan memanfaatkan konflik dan selisih paham yang terjadi diantara penghuni istana, Gadjah Mada mengatur siasat untuk menghilangkan raja tanpa menggunakan tangannya. Sebuah kebijakan yang sebenarnya memberatkan hati Gayatri yang sempat dibayangi rasa bersalah, namun harus dilakukan. Lewat sebuah operasi tumor yang gagal, Jayanagara dihabisi oleh sahabatnya Tancha ahli bedah yang tersulut emosinya karena berita perselingkuhan raja dengan istrinya yang disampaikan oleh Gadjah Mada.

Sudah menjadi kehendak Rajapatni yang agung bahwa mereka harus menjadi pemimpin besar dunia, yang tiada tandingan. Puteri, menantu dan cucunya menjadi raja dan ratu. Dialah yang menjadikan mereka penguasa dan mengawasi semua tindak-tanduk mereka.
Silsilah Singhasari, Rajapatni

Sepeninggal Jayanagara, Gayatri mengangkat putrinya Tribhuwana menjadi penguasa Majapahit. Darinya lahir putera mahkota Hayam Wuruk, lelaki pertama penguasa Singhasari dan Majapahit setelah kakeknya Krtanagara. Seiring dengan pergeseran singgasana, Gadjah Mada pun diangkat menjadi Mahapati Majapahit. Berkat kepiawaian Gadjah Mada yang menjadi utusan Majapahit dalam bernegosiasi, Bali pun berhasil melebur ke dalam wilayah kekuasaan Majapahit. Menjelang usia senja, ada kekhawatiran Gayatri dengan sikap keras kepala, agresif dan ketidaksabaran yang menggebu-gebut dalam diri sang Mahapatih bila tak ada yang bisa meredam dan mengimbanginya, terlebih jika dirinya telah tiada.

Sebelum tutup usia, Gayatri telah memikirkan langkah-langkah apa yang perlu dipersiapkan demi kelanjutan pemerintahan di Majapahit. Kepada putrinya Tribhuwana dan Gadjah Mada dia menyarankan untuk membentuk dewan penasihat baru bagi putera mahkota, pemimpin masa depan. Mengusulkan kepada kedua putri dan menantunya untuk membentuk dewan keluarga yang akan membimbing dan membantu Hayam Wuruk memahami seluk beluk kehormatan dinasti. Menyarankan Gadjah Mada untuk pensiun sebagai Mahapati saat Hayam Wuruk berusia 21 tahun dan memintanya membantu mencari dan membina calon penerus yang cakap dalam periode lima tahun mendatang.

Gayatri Rajapatni, Perempuan di Balik Kejayaan Majapahit, sebuah novel sejarah Majapahit yang dituturkan dengan bahasa yang mudah dimengerti dan tak membosankan karya Prof. Earl Drake, mantan Duta Besar Kanada untuk Indonesia (1982-1983). Gayatri Rajapatni, perempuan ningrat yang bersahaja dan rendah hati yang lebih banyak berada di belakang layar. Namanya tak banyak diangkat sehingga kurang bahkan tak dikenal dalam catatan perjalanan sejarah bangsa ini. Dialah pemberi inspirasi, penasehat dan guru spiritual bagi para pemimpin Majapahit. Dan dari tangannyalah lahir para pemimpin Majapahit yang tangguh.

Gayatri meninggal dengan tenang pada 1350 di usia 76 tahun sejalan dengan rencananya, di saat sang putri Tribhuwana turun dari singgasana dan menyerahkan kekuasaan kepada putera mahkota Hayam Wuruk.

Jiwaku kini tentram, aku bahagia menyaksikan negeri tercinta memasuki era perdamaian, kemakmuran dan pesatnya kebudayaan. Tapi janganlah terlena dengan keberlimpahan masa kini sehingga mengabaikan tugas dan tanggung jawab rohani. Mereka yang bergelimang kemewahan mungkin bakal lupa bahwa dunia yang mereka tempati adalah fana dan senantiasa dirongrong pertarungan antara “pengawal kebajikan” dan “utusan iblis”….Aku mendoakan agar para penguasa sanggup menjadi teladan yang arif dengan menyebarkan welas kasih untuk semua makhluk dan mendorong pengkhayatan akan nilai-nilai abadi.

Kejayaan Majapahit berakhir pada 1389 seiring perebutan kekuasaan pasca kematian Hayam Wuruk karena ketiadaan penerus tahta yang jelas.

Sumber:
Baca terus ...

Sejarah Tentang Anak-Anak Serigala dari Perang Dunia II

Ketika tentara merah (julukan untuk tentara uni soviet) menguasai Prusia Timur pada akhir Perang Dunia II, ribuan anak-anak  yang ditinggal mati kedua orang tuanya karena perang  terpaksa melarikan diri dari kota-kota dan masuk ke hutan untuk mencari makanan dan tempat berlindung. Mereka mendapat julukan sebagai anak serigala karena mereka melakukan perjalanan secara berkelompok ketika malam hari melintasi Jerman, Polandia, dan Lithuania  sembari menghindari tentara Soviet.

Ketika keruntuhan Reich Ketiga di depan mata, Hitler membuat undang-undang yang mencegah rakyatnya untuk meninggalkan Jerman. Hukum ini menyebabkan banyak keluarga  menderita dan ribuan anak-anak yatim piatu terpaksa mengungsi. Anak-anak korban perang bersatu, membentuk komunitas kecil, dan menjadi harus berkelahi, mencuri dan mengemis  makanan untuk bertahan hidup.

Kelompok anak-anak harus menghindari deteksi Soviet, jika tertangkap, mereka akan dipaksa bekerja untuk Rusia. Dalam beberapa kasus, petani Lithuania akan menawarkan anak-anak makanan sebagai imbalan jika mereka mau bekerja di ladangnya. Dan yang Paling beruntung yang diadopsi oleh keluarga yang baik dan dibesarkan di Lithuania. Penduduk setempat menyebut mereka "Vokietukai" ("Jerman kecil") dan ribuan anak-anak menetap di negara itu saat perang masih berkecamuk.

Cerita-cerita yang mendokumentasikan tentang “anak-anak serigala” ini  tidak banyak diketahui masyarakat dunia pada umumnya sampai keruntuhan Uni Soviet, yang berlangsung pada tanggal 26 Desember 1991. Setelah Perang Dunia II, pernyataan resmi Soviet menyatakan bahwa tidak ada penduduk  Jerman tinggal yang tinggal di wilayah pendudukan Polandia, dan Lithuania. Hari ini, sekitar 100 anak serigala masih tinggal di Lithuania sebagai orang dewasa. Beberapa dari mereka mencoba untuk mendapatkan kembali kewarganegaraan Jerman, namun pemerintah Jerman telah menolaknya. Dan di sisi lain Lituania, telah menganggap mereka sebagai bagian dari Lithuania dan memberikan mereka pensiun.
Baca terus ...

10 Pemimpin Militer Yang Menjadi Inspirasi Para Jendral Modern


10. George S. Patton
Dia sekarang terkenal dengan menggunakan taktik ciptaannya sendiri yang dipatenkan Nazi a: blitzkrieg. Sebuah "perang kilat" umumnya dianggap sebagai salah satu yang mengkonsentrasikan penyerbuan oleh semua personel yang tersedia dan materi ke dalam garis musuh, memecahkan mereka, kemudian menekan dan terus maju saat musuh belum siap untuk melakukan perlawanan.
Taktik Jerman ini sangat mengerikan yang digunakan untuk melumat Perancis dan Rusia. Ide ini diusulkan oleh entri berikutnya, yang dapat dianggap penulis Pertempuran Perancis. Patton memahami strategi blitzkrieg dalam peperangan, mobilisasi cepat untuk membantai musuh dan akan berhasil dalam hampir semua kasus. Hal ini didasarkan pada supremasi udara tetapi, setelah 1940, Sekutu secara permanen menguasai Eropa.

9. Erich von Manstein
Manstein membuat daftar sebagian besar untuk pertahanan ahli tentang Kharkov, pertempuran ketiga untuk kota ini, di Ukraina modern. Soviet masih segar dari kemenangan monumental di Stalingrad, dan Jerman telah kehilangan inisiatif. Manstein sangat hampir mendapatkannya kembali dengan memegang muka Soviet menjadi stagnan sekitar Kharkov, meskipun dihadapkan dengan 350.000 orang melawan 70.000 nya. Tugasnya adalah untuk memotong dan menghancurkan ujung tombak lapis baja Soviet, yang telah maju terlalu jauh dari garis mereka sendiri. Kemudian dia harus merebut kembali Kharkov terus Soviet kembali. Dia berhasil dengan kedua tujuan.
Soviet menyerang seperti yang diharapkan, dan ditahan imbang di tengah, dan dipukuli kembali pada kedua panggul, dimana pusat Soviet untuk menarik atau dikelilingi. Manstein telah badai orang-orangnya ke Kharkov dalam pengejaran, dan pertempuran menjadi salah satu pertempuran jalanan dan memerangi rumah-ke rumah dekat. Ini harus memiliki disukai Soviet, yang lebih banyak orang, banyak dari mereka segar dari pertempuran yang sama di Stalingrad. Tetapi kota belum dibom menjadi puing-puing pada Stalingrad, dan tangki Manstein's akibatnya bisa manuver tanpa banyak kesulitan, mengambil kota dalam sekitar satu minggu. Manstein kemudian mengatur garis pertahanan di sisi timur kota untuk mencegah yang merebut kembali. Dia telah dibunuh atau ditangkap 52 divisi Soviet, sekitar 80.000 orang, kehilangan hanya sekitar 10.000 dirinya sendiri.

8. Scipio Africanus

Nama yang tepat Scipio adalah Publius Cornelius Scipio. Dia mencapai julukan "Africanus" setelah menang di dataran Zama di Carthage (modern Afrika Utara). Dia meraih kemenangan ini meski kalah jumlah , Carthage dengan 43.000 pasukan melawan roma (dan sekutu) dengan 64.000 pasukan dilengkapi dengan 80 gajah perang. Scipio Africanus memerintahkan untuk menyerang para pasukan gajah terlebih dahulu, ini dimaksudkan agar gajah - gajah menjadi gila sehingga menginjak-injak pasukan kaveleri musuh yang berada di belakangnya.

7.Erwin Rommel

Rommel dikenang hari ini sebagai orang yang hampir menghentikan serangan Sekutu di trek baru lahir di Afrika Utara. Dia melawan Bernard Montgomery dari Inggris, dan kemudian, Jenderal Patton. Setelah menunjukkan dirinya megah dalam mendorong Axis melalui Belgia dan Perancis, ia dipromosikan menjadi jenderal der Panzertruppe, komandan Divisi 5 Cahaya, yang menjadi Divisi Panzer ke-21, dan dipindahkan ke Afrika Utara. Ia diperintahkan untuk menahan pijakan Nazi di Gurun Sahara sampai Hitler menaklukkan Inggris atau, putus asa ini, menaklukkan Rusia, dimana Hitler tentu akan mengalihkan seluruh tenaga kerja yang diperlukan dan mesin untuk Rommel, dan menyiapkan serangan habis-habisan melawan Inggris dan melintasi Atlantik melawan Amerika Serikat (atau digugat untuk perdamaian tergantung pada syaraf-nya).
Rommel sangat hampir berlangsung selama ini akan diambil. Hitler kalah dalam pertempuran udara untuk Inggris, setelah Rommel tidak pernah akan mendapatkan bahan yang dibutuhkannya, dan ia hanya kehilangan pijakan Nazi 'di Afrika karena kehabisan bahan bakar. Hitler menolak untuk mentransfer lagi karena dia dianggap lebih perlu untuk Front Timur. Tidak hanya Hitler berulang kali menolak permintaan Rommel untuk bahan, tapi setelah Montgomery berulang kali melemparkan di cadangan setelah cadangan sampai Rommel sudah kehabisan tank dan bahan bakar, Hitler menolak untuk mengizinkan Rommel untuk mundur.


6.Thomas J. “Stonewall” Jackson
Jenderal terbesar dalam sejarah militer Amerika (sejarah panjang) hanya kehilangan satu pertempuran dalam kariernya, di Kernstown, VA, pada tanggal 23 Maret 1862. Kerugian ini telah dikaitkan dengan intelijen yang buruk: Jackson diberitahu bahwa hanya ada satu resimen tentara Uni di daerah tersebut, tetapi mengalami divisi penuh 8.500 orang, menghadapi 3.800 nya. Ia berusaha untuk mengubah sayap kanan Uni, tapi dipukuli kembali, dan diadakan Utara lapangan. Hasilnya, bagaimanapun, terbukti lebih kompleks. Utara menemukan bahwa keinginannya untuk memperkuat pasukan yang berbaris di Richmond akan diperjuangkan oleh Jackson di Lembah Shenandoah, rute hanya layak Utara bisa ambil untuk tentara dengan cepat. Lembah ini adalah sekitar 150 mil panjang sekitar 50 mil lebar, dan terdiri dari perbatasan barat laut Virginia dengan West Virginia. Untuk memerangi tentara Jackson dari 17.000 orang, Presiden Lincoln mengirim tidak kurang dari tiga pasukan terpisah, sejumlah 52.000 orang, dipimpin terutama oleh Gens. Fremont, Bank, Schenck dan Shields.
Setelah kekalahan pertama, Jackson tidak pernah kalah lagi, dan mengalahkan Uni serangan gabungan dalam tidak kurang dari 5 pertempuran sepanjang Mei-Juni awal 1862.


5.Hannibal Barca

Hannibal mengawasi kehancuran yang paling garang dalam pertempuran tunggal dalam sejarah peperangan kuno. Ini dicatat dalam sejarah sebagai Pertempuran Cannae, di tenggara Italia,

Hannibal maksud adalah penaklukan mengucapkan Kekaisaran Romawi, dan ia datang lebih dekat dari siapa pun dalam sejarah untuk menariknya. 
Dia telah mengalahkan Roma dua kali pada Trebia dan Danau Trasimene, menimbulkan puluhan ribu korban dan, sebagai tanggapan, Roma memberi kekuasaan diktator untuk Fabius Maximus, yang mengobarkan perang atrisi terhadap dirinya, menolak untuk melawan dia, dan menolak akses pasukannya untuk lahan pertanian dan makanan. Pada Cannae, masyarakat Romawi menuntut kemenangan, dan para jenderal yang ditugaskan untuk menyampaikan hal itu Gayus Terentius Varro dan Lucius Aemilius Paulus. Mereka tanpa rasa takut dan bodoh diserang pusat Hannibal, di mana mereka melihat pasukannya menjadi lemah. Hannibal dimaksudkan ini sebagai penipuan, dan mereka jatuh untuk perangkap: pusat terlibat dalam sebuah retret yang sangat terorganisir dalam menghadapi nomor unggul falang Romawi. Falang formasi ini diadopsi dari Yunani Kuno dan mempekerjakan hampir secara eksklusif sejak saat itu, diperkirakan terpecahkan. Hal ini benar jika musuh menyerang dari depan. Tetapi Hannibal melihat yang berat Achilles's Heel: sekali dalam formasi barisan, massa Romawi seluruh tentara tidak bisa melakukan manuver untuk melindungi diri dari mengapit pasukan berkuda atau melingkar.

4. Julius Caesar

terlibat dalam permusuhan politik yang rumit antara legiun Caesar dan tentara Vercingetorix , Roma dan Gaul keduanya harus disalahkan. Tapi Caesar memperimbangkan dan mengumumkan bahwa Gaul telah menjadi ancaman serius terhadap keselamatan Roma di tahun 58 SM, dan ia menyerang dengan maksud untuk menghancurkan seluruh wilayah. Apa yang terjadi berikutnya adalah menjadikan kepopuleran caesar meningkat, di tangannya sendiri, dalam bukunya Commentarii de Bello Gallico. Dengan asumsi dia mengatakan yang sebenarnya, dan dia sangat jujur dan menghormati lawannya, Vercingetorix, pemimpin utama dari Gaul, yang telah memberikan penghormatan dengan bertempur dengan gigih dan penuh etika

3. Napoleon Bonaparte
Napoleon melakukan sesuatu yang, pada waktu itu, tak seorang pun di bumi berpikir mungkin: dia menaklukkan hampir seluruh Eropa. Dia cukup lengkap dari dirinya sendiri, dan yang mungkin ada hubungannya dengan 5'2 nya "tinggi, atau 1 nya" penis (mencarinya). Tapi apa yang ia kekurangan di fisik, ia lebih dari dibuat dalam berani dan kecemerlangan. Ketika menjadi jelas bahwa ia ingin Eropa menjadi sepenuhnya Perancis, seluruh Eropa bersatu melawan dia. Koalisi ini terdiri dari The United Kingdom, Austria, Rusia, Spanyol, Portugal, Belanda, Swedia dan sejumlah orang lain. Napoleon sendirian memimpin di Grande Armée untuk kemenangan demi kemenangan, yang paling mengesankan terjadi di Austerlitz dan Ulm, di antara banyak lainnya. Kemenangan-Nya di Austerlitz masih dipandang dengan kagum di universitas militer di seluruh dunia. Napoleon kalah jumlah 72.000 untuk 92.000, tapi ia tahu bahwa koalisi Rusia-Austria (koalisi ketiga) sangat ingin menyerang dan menghancurkan dia, dan ia furthered keinginan mereka dengan pura-pura penampilan lemah dalam tentara sementara di lapangan sehari sebelum pertempuran dimulai. Lalu ia sengaja menipis sayap kanan untuk melemahkan, dan koalisi mengambil umpan, menyerang ada di sana pagi berikutnya. Dengan demikian, koalisi habis pasukan di pusat, dan ini adalah di mana Napoleon dimaksudkan untuk menyerang pada saat yang tepat. Ini bekerja.



 



2. Genghis Khan
Wilayah seluruh kekaisaran mongol pada puncaknya mempunyai luas 23 juta meter persegi, yang merupakan 22% dari keseluruhan luas daratan di Bumi. Taktik yang memungkinkan penaklukan tersebut berasal dari Genghis kahn, pendiri kerajaan dan kaisar pertama .

nama lahirnya adalah Borjigin Temujin, dan ia menciptakan gaya menyerang serbaguna, yaitu Pasukan pemanah berkuda: pemanah terbaik tidak dilatih hanya untuk menembak, tapi untuk menembak akurat saat mengendarai kuda dengan guncangan dan kecepatan penuh. Mereka bahkan bisa menembak akurat langsung di belakang kuda dengan guncangan penuh. Tidak ada kekuatan infanteri di dunia pada waktu itu bisa bertahan oleh serangan pasukan kavaleri tersebut, dan hampir semua kerajaan kewalahan dengan serangan pasukan Mongol yang sangat cepat.

1.Alexander III of Macedon

Orang-orang Yunani memanggilnya "Μέγας Ἀλέξανδρος,"yaitu, "Alexander Agung," dan ia benar-benar tetap begitu, karena ia berjuang total 17 pertempuran besar, dan memenangkan setiap satu pun dari mereka. Dia sangat kalah jumlah di sebagian besar dari
mereka, tetapi dengan keahlian militer anak buahnya tidak pernah kehilangan lebih dari 16% dari tentara mereka dalam 1 pertempuran. Bahwa tingkat kematian 16% terjadi hanya sekali, di Issus, pada 333 SM, di mana pertempuran Alexander kehilangan 6500-7000 orang dari 40.000 personel. Musuhnya, Darius III dari Persia, kehilangan 20.000 sampai 30.000 orang .
Pada Gaugamela, dua tahun setelah Issus, ia kehilangan hanya 2,5% dari pasukannya, atau sekitar 1.100 orang dari 47.000 pasukannya. Ia mengalahkan Persia dengan spektakuler dan menewaskan sedikitnya 40.000 sampai 90.000. Tentara Persia itu terdiri dari setidaknya 100.000 orang sampai 1.000.000. Darius akhirnya bisa menggunakan seluruh pasukannya sekaligus tanpa pembatasan medan, karena di Issus Alexander bertarung dengan melewati celah di pegunungan yang cukup sempit

Baca terus ...

Sejarah Korek Legendaris Zippo, dan Proses Pembuatannya





Pabrik Zippo didirikan pada akhir tahun 1932 oleh George G. Blaisdell.
 
Produk pertama mulai diluncurkan sekitar bulan Januari dan Februari 1933. Produk mula-mula dipajang di Zippo/Case Visitor Center dengan catatan kecil tulisan tangan Mr. Blaisdell. Inovasi-inovasi dari Zippo sudah dimulai sejak awal berdirinya.


Ketika Zippo pertama kali dikeluarkan, bentuknya memang sudah segi empat. Tapi bentuk sudutnya benar-benar kotak. Sedangkan kini, hampir semuanya, sedikit melengkung pada bagian pinggirnya. Bagian luarnya dibuat dari tabung braso kotak yang dilapis cat atau dilapisi krom. Sementara, engsel antara bagian penutup atas dan tabung bawah ada di bagian luar.

Letak engsel berpindah ke bagian dalam, pada tahun 1936. Dan setiap tahun, dekorasi serta perkembangan terjadi di sana-sini. Tahun 1935 merupakan titik penting bagi pemasaran Zippo saat diluncurkan suatu iklan khusus untuk produk Zippo. Pada 1939, lapisan luar Zippo yang mengandung emas 14 karat diperkenalkan kepada publik.

Ketika Perang Dunia II berlangsung, braso dan krom pun menjadi sulit didapat. Sehingga bahan dari baja yang dijadikan pilihan. Kemudian, warna cat yang dipilih ketika itu yaitu warna hitam. Pendistribusian Zippo model ini ditujukan pada toko-toko di kalangan militer. Akhirnya, fungsi dari korek api gas yang satu ini begitu populer di kalangan militer ketika Perang Dunia II berlangsung. Seorang wartawan legendaris Ernie Pyle menuliskan bahwa korek api Zippo menjadi suatu tuntutan di medan perang dan itu merupakan hal yang paling dirindukan oleh kalangan tentara.

Hampir setiap saat, Zippo mengeluarkan desain-desain yang baru. Baik itu dari jenis bahannya pada bagian tabung maupun permainan warna yang ditampilkan.

Pada tahun 1950, Zippo mencoba hal baru lagi, pembungkus dari kulit hadir di tengah-tengah penggemarnya. Dan pilihan warnanya pun variasi.Ada yang merah, biru, hijau, warna kulit sapi dan lainnya. Ciri lain selama tahun 1950-an, jenis Zippo keluar dengan bentuknya yang sedikit ramping. Sementara pada tahun 1960-an, jenis lapisan emas 14 karat yang ramping pun dikeluarkan. Dan pada tahun 1969, ketika awak astronot dari NASA berhasil mendarat di bulan, maka edisi yang berhubungan dengan angkasa luar ini pun berkembang pesat.

Desain-desain yang berhubungan dengan tim suatu cabang olahraga pun mulai bermunculan. Bahkan lambang-lambang dan nuansa-nuansa dari suatu organisasi-organisai politik pun dibuat desainnya pada beberapa edisi Zippo. Semua desain ini bermunculan tanpa mengubah bentuk dasar Zippo.
 
Korek api terdiri dari dua bagian dengan engsel yang ketika dibuka akan berdenting keras. Desain dasar ini yang menjadikan Zippo salah satu rancangan yang dikatakan bersifat abadi.

Sumber
Baca terus ...

6 Cara Malaysia Menghormati Indonesia Era Suharto

Sebagai negara bertetangga, hubungan Indonesia dan Malaysia sering panas dingin. Dulu Presiden Soekarno mengobarkan perang gerilya dengan Malaysia periode 1963. Namun setelah Soekarno jatuh, Soeharto tak berniat melanjutkan peperangan itu.

Soeharto secara perlahan menggagas perdamaian antar kedua negara. Malaysia menyambut baik uluran perdamaian Indonesia. Kala itu mereka pun kewalahan menghadapi gerilyawan Kalimantan yang sebenarnya pasukan elite TNI. Malaysia bahkan sampai meminta bantuan pasukan elite Inggris dan negara persemakmuran.

Perdana Menteri Malaysia Tun Mahatir bin Mohamad kemudian menjadi sahabat Soeharto. Dia memuji kepemimpinan Soeharto yang berwibawa. Kala itu Malaysia sangat menghormati Indonesia.

Saya merasa terhormat dapat diterima Pak Harto sebagai sahabat," kenang Mahatir dalam buku 'Pak Harto The Untold Stories' terbitan Gramedia Pustaka Utama.

Berikut cerita-cerita penghormatan Malaysia untuk Soeharto:


1. Ada Kampung Soeharto di Malaysia

Felda Soeharto atau kampung Soeharto terletak di Selangor, Malaysia. Luasnya sekitar  2.909,35 hektar. Ada juga klinik kesehatan yang bernama Soeharto di sana.

Kampung ini diberi nama Soeharto untuk menghormati Presiden kedua RI. Pada tahun 1977, Soeharto dan Ibu Tien mengunjungi Felda Sungai Dusun. Sebagai penghormatan nama kampung ini diubah menjadi Felda Soeharto.

Kunjungan Soeharto ke Selangor sekaligus mencairkan hubungan Indonesia-Malaysia yang sempat tegang akibat konfrontasi Ganyang Malaysia yang dicetuskan Soekarno.


2. 'Seorang yang benar-benar, sungguh-sungguh'

"Seorang yang benar-benar, sungguh-sungguh," puji Perdana Menteri Malaysia Tunku Abdul Rahman saat berdialog dengan Presiden Soeharto soal Selat Malaka. Pertemuan keduanya berlangsung tahun 1970.?

Tunku Abdul Rahman memuji Soeharto karena komitmennya mewujudkan perdamaian antara Indonesia dan Malaysia. Menurutnya Soeharto berperan besar untuk mengembangkan hubungan baik antara negara jiran ini. Tunku Abdul Rahman berkonfrontasi dengan Soekarno saat Dwikora. Baru setelah Soekarno dilengserkan Soeharto kedua negara memasuki era baru.


3. Menghormati Pak Harto sebagai pemimpin ASEAN

Pujian ini dicetuskan oleh mantan Perdana Menteri Malaysia Mahatir Mohamad. Menurut Mahatir, Soeharto sangat disegani para pemimpin di ASEAN. Indonesia kala itu memegang peranan penting di Asia Tenggara,

"Di ASEAN, Pak Harto memainkan peranan yang sangat penting. Para pemimpin negara ASEAN mendudukkan Pak Harto sebagai orang tua. Kejatuhan Pak Harto merupakan kerugian yang besar di Asia Tenggara karena beliau sangat dihormati oleh para pemimpin Asean lainnya," kenang Mahatir dalam buku Pak Harto The Untold Stories terbitan Gramedia Pustaka Utama.

Indonesia pun digelari Big Brother di ASEAN. Mereka sering menunjuk Indonesia untuk menjadi penengah bila ada konflik.

4. 'Indonesia lebih jaya dari Malaysia'

Saat Soeharto berkuasa, Perdana Menteri Mahatir Mohammad tak pernah meremehkan Indonesia. Dia membenarkan infrastruktur di Malaysia lebih maju. Tetapi itu disebabkan wilayah Malaysia lebih kecil.

"Kita tidak boleh membandingkan Indonesia dengan Malaysia. Indonesia adalah negara yang luas dengan banyak pulau, jumlah penduduk yang besar dengan suku-suku yang dimiliki. Sedangkan Malaysia adalah negara kecil sehingga lebih mudah kami mengurus sesuatu. Jadi kejayaan Pak Harto lebih besar dibandingkan kejayaan di Malaysia," kenang Mahatir di buku Pak Harto The Untold Stories terbitan Gramedia Pustaka Utama.

Begitu dengan Singapura yang merupakan negara paling maju di Asia Tenggara. Mahatir menilai Singapura hanya negara kota.

"Melihat Indonesia tidak bisa sama dengan melihat Malaysia. Sama halnya melihat Malaysia dengan Singapura, karena Singapura hanya sebuah bandar (kota). Dengan demikian, mengelola sebuah negara yang kecil lebih mudah dibandingkan mengelola sebuah negara yang besar.


5. 'Indonesia dan Malaysia satu bangsa'

Menurut mantan Perdana Menteri Malaysia Mahatir Mohamad Indonesia adalah satu bangsa. Begitu juga Soeharto yang menganggap Indonesia dan Malaysia bersaudara.

"Pak Harto menganggap Malaysia sebagai bangsa yang serumpun, begitu pula saya menempatkan Indonesia sebagai bangsa serumpun. Hanya karena sejarah yang membuat Indonesia dan Malaysia terpisahkan, namun sesungguhnya kedua bangsa berasal dari satu bangsa."

"Dimana-mana, dalam hubungan dua negara selalu ada konflik. Secara geografis Malaysia berada di tengah-tengah di antara lima negara ASEAN. Dengan setiap negara, Malaysia memiliki masalah. Malaysia memiliki masalah dengan Thailand, Singapura, Philipina, Brunei Darussalam, dan Indonesia, tetapi yang paling mudah diselesaikan adalah dengan Indonesia. Jadi saya merasa berutang budi terhadap Indonesia dan Pak Harto," puji Mahatir.


6. Zaman Soekarno dan Soeharto, Malaysia tak berani sebut 'indon'

Orang Malaysia kerap menyebut Indonesia dengan sebutan 'indon'. Kata-kata ini terasa sebagai pelecehan. Dalam salah satu bahasa, indon bisa diartikan sebagai pelacur. Sebutan indon pun dianggap identik dengan TKI dan pembantu.

Jika orang Indonesia marah, orang Malaysia mengeles. Mereka mengatakan sebutan Indon hanya merupakan singkatan. Indonesia dinilai terlalu panjang, sehingga disingkat Indon.

Dulu mana berani negeri jiran itu lecehkan Indonesia dengan sebutan indon. Masih jelas teriakan Presiden Soekarno mengobarkan Dwi Komando Rakyat (Dwikora) untuk berperang di perbatasan Sabah dan Serawak tahun 1963. Sejak itulah semboyan 'ganyang Malaysia' menjadi populer.

"Kalau kita lapar itu biasa
Kalau kita malu itu djuga biasa
Namun kalau kita lapar atau malu itu karena Malaysia, kurang adjar!
Kerahkan pasukan ke Kalimantan, kita hadjar tjetjunguk Malayan itu!
Pukul dan sikat djangan sampai tanah dan udara kita diindjak-indjak oleh Malaysian keparat itu..."
teriak Soekarno.

Zaman Presiden Soeharto, Indonesia juga dihormati oleh Malaysia. Bahkan di ASEAN, Indonesia dikenal sebagai 'The Big Brother' atau kakak tertua yang dihormati. Hubungan Presiden Soeharto dan Perdana Menteri Tun Mahatir bin Mohamad juga baik. Mahatir sangat menghormati Presiden Soeharto.

"Pak Harto adalah seorang presiden dari sebuah negara yang besar, tetapi dirinya tidak pernah lupa bahwa antara dua buah negara adalah serumpun bangsa sehingga tidak ingin bermusuhan. Saya merasa terhormat dapat diterima Pak Harto sebagai sahabat," kenang Mahatir dalam buku 'Pak Harto The Untold Stories' terbitan Gramedia Pustaka Utama.

"Kita tidak boleh membandingkan Indonesia dengan Malaysia. Indonesia adalah negara yang luas dengan banyak pulau, jumlah penduduk yang besar dengan suku-suku yang dimiliki. Sedangkan Malaysia adalah negara kecil sehingga kami lebih mudah mengurus sesuatu. Jadi kejayaan Pak Harto lebih besar dibandingkan kejayaan di Malaysia," kata Mahatir tulus.

Sekarang, masihkan pemimpin Malaysia memuji para pemimpin di Indonesia?

Sumber : MErdeka
Baca terus ...

Sejarah Asal Usul Kaum Yahudi oleh WILLIAM G. CARR

Berbicara tentang bangsa Yahudi artinya kita bersoal tentang asal-usul, sejarah, taktik dan permainan yang mereka lakukan, sehingga bangsa Yahudi itu berhasil mendirikan sebuah negara Yahudi di bumi Palestina yang bersifat temporer. Hal ini akan kita bahas lebih lanjut. 

Bangsa Yahudi yang ada sekarang ini bisa dibagi menjadi dua golongan, yaitu Yahudi Semitik dan Yahudi Ezkinaz. Yang terakhir ini juga sering disebut Yahudi non-Semitik. Adapun asal-usul Yahudi Semitik sendiri masih dipersengketakan oleh para sejarawan. Sebagian berpendapat, mereka adalah keturunan Nabi Ibrahim. Beliau ini berhijrah dari kota Aur di sebelah Selatan Mesopotamia, menuju ke Khurran di Syiria. Di sinilah ayah Nabi Ibrahim meninggal dunia. Kemudian Nabi Ibrahim berpindah lagi menuju bumi
Kananiah sekitar tahun 2000 SM. Di antara keturunan beliau adalah Nabi Ya'kub, yang diberi gelar Israel, sehingga anak cucunya kelak dipanggil dengan Bani Israel. Di antara keturunan Ya'kub (Israel) adalah Nabi Yusuf yang pernah menjabat semacam Menteri Pertanian Mesir, sehingga anak cucu Ya'kub (Bani Israel) berdiam di Mesir hingga masa Nabi Musa as. Beliau inilah yang mengajak Bani Israel keluar dari Mesir, untuk menyelamatkan diri dari penindasan Fir'aun. Versi ini banyak dipegang oleh para sejarawan dan para tokoh Yahudi sendiri. 


Sebagian sejarawan lagi berpendapat, bahwa bangsa Yahudi pada hakikatnya adalah bangsa campuran antara berbagai unsur (mixed race) yang dipersatukan oleh satu nasib dan watak. Mereka hidup mengembara seperti kaum gypsy pada masa Jahiliyah, atau seperti kaum pengembara Syatharien, dan Iyarien (Vagabonds) pada masa Dinasti Abbasiah. Dalam pengembaraannya dari satu ke lain daerah itu, bangsa Yahudi pernah menyerbu ke kota-kota bumi Kananiah, kemudian merampok dan merampas harta penduduknya. Mereka membentuk komunitas yang memiliki karakteristik tersendiri dan bahasa campuran antara bahasa klasik seperti bahasa Syiriak, Akadian dan bahasa Phinisian.

Kalau kebenaran sejarah Yahudi Semitik telah mengalami kesimpangsiuran, dan asal-usul mereka dimasalahkan, maka ajaran agama Yahudi yang murni dari sudut mana pun diragukan keasliannya, setelah tertimbun dalam berbagai pemalsuan. Dasar yang melandasi pola pikir dan tingkah-laku Yahudi tidak lain adalah ajaran Talmud, yaitu pedoman rahasia yang tidak diketahui dengan pasti, kecuali oleh mereka sendiri.8 Dengan demikian, kedudukan ajaran agama Yahudi sebagai agama samawi telah cenderung berubah menjadi 'Organisasi Rahasia'. Dengan meneliti sejarah Yahudi dalam kisah Nabi Musa menurut Kitab Suci, kita akan mengetahui, bahwa Nabi Musa hidup di Mesir bersama
kaumnya,  Bani Israel di bawah naungan Pemerintah Mesir itu. Kemudian mereka meninggalkan negeri itu untuk menyelamatkan diri dari kejaran raja Fir'aun dan bala-tentaranya menuju Palestina. Ketika Nabi Musa wafat, mereka belum bisa memasuki pintu wilayah Palestina. Pada masa Nabi Daud, mereka bisa memasuki tanah Palestina dari Sinai, dan menguasai Yerusalem kira-kira pada tahun 2000 SM. Namun mereka juga belum bisa menguasai seluruh wilayah Palestina.

Pada masa pemerintahan Nabi Sulaiman putra Daud, kerajaan mereka terbagi menjadi kerajaan kecil-kecil. Dan kerajaan purba inilah yang sekarang dijadikan alasan historis untuk mengklaim sahnya negara Yahudi di Palestina sekarang. Padahal, kerajaan Yahudi dalam sejarah Nabi Daud dan Nabi Sulaiman tidak lebih dari sebuah kota dan desa-desa sekelilingnya.9 Hanya karena kebiasaan saja, bangsa Yahudi memanggil pemimpinnya dengan sebutan 'Raja'. 


Di antara kerajaan tersebut yang terkenal adalah kerajaan Sumeria dan kerajaan Yahuda. Raja Sargeus dari Yunani pernah menyerbu negeri Sumeria pada tahun 576 SM. Sedang raja Nebuchadnezzar II dari Babilonia menyerbu kerajaan Israel yang ibu kotanya Yerusalem, kemudian menghancurkan Kuil Sulaiman. Orang-orang Yahudi ditawan dan digiring ke Babilonia. Di sinilah para tokoh Yahudi membesarkan hati kaumnya dengan konsep janji Tuhan dan Bumi Nenek Moyang. Sejak itu, dalam perjalanannya mereka selalu berusaha untuk bisa kembali ke Palestina dengan berbagai cara dan upaya. 


Namun mereka selalu menemui kegagalan, meskipun telah mencoba berkali-kali. Bahkan akibatnya justru membuat mereka bertambah ketat di bawah pengawasan penguasa. Tidak jarang kekejaman penguasa menjadi penderitaan rutin yang mereka alami, dan mengakibatkan kegiatan-kegiatan eksodus dan diaspora orang-orang Yahudi makin meluas ke seluruh penjuru bumi untuk menyelamatkan diri. Dari tanah Babilonia lah para pemuka Yahudi menemukan ide dan konsep Bumi Yang Dijanjikan dan konsep Bangsa Pilihan Tuhan, dengan harapan ide semacam itu akan bisa melestarikan persatuan dan kemurnian Ras Yahudi, dan untuk mengembalikan kepercayaan diri bangsa Yahudi. 


Dari kilasan fakta di atas kita bisa melihat, bagaimana bangsa Yahudi sepanjang sejarah mengendalikan perkumpulan rahasia, yang dikembangkan dengan getol untuk mewujudkan cita-cita mereka. Makin lama perkumpulan rahasia itu berkembang mirip dengan pemerintahan terselubung, yang dikendalikan oleh tokoh-tokoh Yahudi Internasional, yang berdiam di berbagai penjuru dunia. Bangsa Yahudi punya keyakinan, bahwa bangsa lain adalah 'Goya', atau dalam bahasa Ibraninya 'Goyim', yang juga sering disebut 'Gentiles', atau 'Umamy' dalam bahasa Arabnya, yang berarti bangsa lain itu diciptakan Tuhan untuk kepentingan Yahudi belaka, sebagai bangsa pilihan Tuhan.

Kemudian, pada tahun 160 M Palestina dan wilayah Syam lainnya dikuasai oleh kerajaan Romawi. Rajanya, yaitu raja Herod Agung (40-4 SM) membangun istana dan juga membangun Kuil Sulaiman (Salomon Temple) kembali, di samping memberikan kebebasan kepada penduduk Yahudi. Namun pada tahun 77 M raja Titus bertindak keras terhadap orang Yahudi, karena mereka mengadakan pemberontakan dan kekacauan di negeri itu, sehingga kota Yerusalem hancur. Kemudian raja mengeluarkan peraturan yang melarang
orang Yahudi berdiam di Yerusalem atau berziarah ke Kuil Sulaiman.10 Sampai beberapa abad kemudian bangsa Romawi itu tetap bercokol hingga ditaklukkan oleh kaum Muslimin.

Kemudian penduduk asli setempat masuk agama Islam. Mereka adalah bangsa Arab yang merupakan mayoritas penduduk bumi Palestina, sampai awal abad ke 20 ini. Setelah kedatangan orang-orang Yahudi secara besar-besaran dari seluruh penjuru dunia, jumlah penduduk Arab sekarang berbalik menjadi minoritas. Hal ini terjadi karena kebijakan deportasi Pemerintah Israel terhadap penduduk Arab, dengan dukungan penuh dari gerakan Zionisme Internasional.
Demikianlah latar belakang bangsa Yahudi Semitik. Adapun kaum Zionis sekarang yang jumlahnya 82% dari seluruh penduduk adalah orang Yahudi jenis Ezkinaz (non-Semitik), sesuai dengan sumber Zionisme sendiri.11


Pada abad pertama Masehi, sejumlah orang berdarah Turki Mongolia meninggalkan negeri mereka, keluar berjalan menuju arah Barat dari Asia, melintasi daerah yang terletak di sebelah Utara Laut Kizwin dan Laut Mati. Mereka ini mendirikan kerajaan besar yang disebut 'Kerajaan Kojar'. Oleh sebab itu, Laut Kizwin juga disebut Laut Kojar. Orang Kojar berdarah Turki Mongolia itu menganut kepercayaan Animisme. Dalam perjalanan sejarah, ternyata mereka lebih cenderung untuk memeluk agama Yahudi Baru, yang telah mengalami perubahan oleh tangan tokoh-tokoh Yahudi pada masa penindasan raja Nebuchadnezzar II dan penguasa Babilonia sesudahnya, dan juga pada masa-masa lain yang berbeda. Tentang bagaimana agama Yahudi sampai kepada Kojar itu, tidak banyak ditulis dalam sejarah. Dan bagi sebagian bangsa Yahudi, bangsa Kojar tidak dianggap sebagai golongan mereka, yang di sini tidak perlu disebut secara rinci.12 Kerajaan Kojar berlangsung cukup lama dengan wilayah kekuasaan yang cukup luas, dan mencapai masa kejayaannya pada abad ke 9 M.


Kemudian pada tahun 965 M kerajaan Kojar dikalahkan dan dikuasai oleh bangsa Slavia, setelah terjadi pertempuran sengit bertahun-tahun antara kedua belah pihak. Penindasan penguasa Slavia terhadap orang-orang Yahudi Kojar kemudian menimbulkan arus pelarian ke luar negeri. Sebagian mereka melarikan diri dan hidup di bawah Pemerintahan Rusia. 


Para pelari ini membentuk kelompok masyarakat bawah tanah, yang kemudian tidak jarang mendalangi timbulnya kekacauan atau tindak pembunuhan politik di Rusia. Sebagian besar lainnya melarikan diri ke Eropa Timur. Dari sini mereka menyebar ke seluruh dunia, terutama ke Amerika Serikat. Dan anak cucu Yahudi Kojar itulah yang kemudian membanjiri Palestina sekarang, dan mengklaim adanya hak sejarah yang sah bagi bangsa Yahudi di Palestina dalam artian yang sebenarnya. Seperti telah kita singgung terdahulu, kerajaan Yahudi berlangsung tidak lama, yaitu periode kekuasaan Nabi Daud dan Nabi Sulaiman. 

Sedang kekuasaan Yahudi lainnya tidaklah lebih dari kekuasaan atas satu kota beserta desa sekitarnya, mirip kehidupan suku-suku yang bermukim. Mereka belum pernah membentuk komunitas di seluruh Palestina, karena mereka bukanlah penduduk asli. Sama dengan keadaan Yahudi di Israel sekarang, mereka datang dari berbagai penjuru dunia sebagai imigran, yang tidak ada hubungannya dengan darah Yahudi Semitik. 

Sebagai akibat wajar dari keyakinan bangsa Yahudi dan perasaan hidup dalam ketidakpastian selama sejarah mereka, ditambah lagi dengan adanya keyakinan, bahwa bangsa Yahudi adalah 'Bangsa Pilihan Tuhan', maka mereka selalu mengandalkan taktik subversif, dan menciptakan suasana kacau di negeri-negeri di mana mereka berdiam. Dalam sejarah, mereka dikenal sebagai golongan yang terorganisasi rapi dan rahasia, sehingga banyak peristiwa sejarah yang didalangi oleh orang-orang Yahudi itu. Kita bisa memperhatikan sifat mereka yang membenci bangsa lain (Gentiles), di samping membenci setiap pemerintahan kuat yang lahir dalam sejarah. 


Sementara itu, Islam muncul sebagai kekuatan yang besar, yang tidak dikehendaki oleh Yahudi. Kaum Yahudi menyebar ke seluruh wilayah kaum Muslimin untuk menyulut benih-benih perselisihan, pemberontakan dan perpecahan. Mereka berhasil mendirikan beberapa sekte sesat di tengah masyarakat Muslim dan beberapa gerakan sesat bawah tanah, yang bertujuan melemahkan kekuatan ummat Islam. Setelah kaum Muslimin melemah, dan superioritas dunia berada di tangan dunia Kristen Eropa, orang Yahudi
memindahkan kegiatan mereka ke negeri-negeri itu, terutama Inggris dan Perancis. Dan awal abad ini kekuatan dunia berbalik ke tangan Amerika dan Rusia. Maka, kegiatan Yahudi pun berpindah ke sana. 


Akan tetapi, meskipun keadaan kaum Muslimin sangat lemah pada masa pemerintahan Sultan Abdul Hamid, orang Yahudi tidak berhasil membeli bumi Palestina dengan kekayaan yang mereka miliki. Bahkan Sultan Abdul Hamid, seorang penguasa kerajaan Turki Utsmani yang dikambinghitamkan oleh para sejarawan, telah menunjukkan sikapnya yang tegas terhadap Theodore Herzl,
 

pemimpin gerakan Zionisme Internasional kala itu, yaitu pada akhir abad ke 19. Sultan Abdul Hamid menunjukkan pendiriannya yang tegas dengan menolak kehadiran Herzl untuk memberikan suap kepada Sultan, agar beliau mengizinkan orang Yahudi hijrah ke Palestina. Kemudian Sultan Hamid mengirim catatan khusus kepada Herzl lewat kawannya Neolinsky. Sebagaimana ditulis sendiri oleh Herzl dalam buku hariannya halaman 35, 

yang dimuat dalam media Pusat Studi PLO. Sultan pesan kepada Neolinsky sebagai berikut : 


"Jika Herzl benar-benar kawanmu, sebagaimana Anda adalah kawanku juga, maka tolong beritahukan agar Herzl jangan sekali-kali meneruskan langkahnya, karena aku tidak akan menjual sejengkal pun wilayah kerajaanku. Kerajaanku bukanlah milik pribadiku, melainkan milik seluruh kaum Muslimin. Dan untuk memperoleh itu, mereka telah mengorbankan harta benda dan hidupnya. Oleh karena itu, kami akan mempertahankan bumi itu dengan darah kami pula, dari setiap usaha yang dilakukan oleh pihak luar untuk merebutnya. Pasukan kami telah terjun dalam medan perang di Syiria dan Palestina. Mereka rela gugur satu demi satu, karena tidak ada seorang pun dari prajurit kami yang mau menyerah kepada musuh. Mereka lebih senang mati membela kehormatan Islam daripada hidup dalam kenistaan. Kerajaan Turki bukanlah milik pribadiku, melainkan milik bangsa Turki. Tanah sejengkal pun tidak boleh dijarah orang. Orang Yahudi supaya menyimpan saja jutaan uang miliknya itu. Seandainya kerajaan ini bisa dihancur-luluhkan orang Yahudi boleh mengambil tanah Palestina dengan cuma-cuma. Akan tetapi harus diingat, bahwa kerajaan kami tidak pernah akan mundur dari tekad, yang telah kami pegang selama ini. Orang Yahudi tidak akan bisa menghancurkan kami, sebelum mereka bisa melangkahi mayat-mayat kami lebih dulu." 

 
Apa yang terjadi setelah orang Yahudi mengetahui ketegaran sikap Sultan Abdul Hamid? Ternyata mereka tidak kehilangan akal. Dengan menggunakan orang Yahudi warga Turki sendiri yang bergerak di bawah tanah, yaitu wilayah Turki yang sekarang menjadi bagian dari wilayah Yunani, mereka berhasil menumbangkan kekuasaan Sultan Abdul Hamid. Sultan sendiri akhirnya mengetahui sebab-sebab pokok yang membuatnya terguling. 


Hal ini bisa dilihat dari sepucuk surat Sultan kepada Syeikh Mahmud Abu Syamat di Damaskus. Dikatakan dalam surat itu, bahwa Sultan mendapat tawaran dari para tokoh Yahudi berupa sejumlah uang emas, dengan imbalan beliau mengizinkan orang-orang Yahudi hijrah ke Palestina, yang akhirnya mereka akan mendirikan sebuah negara di sana. Prof. Sa'id Al-Afgani mengupas seluk-beluk dokumen itu dalam majalah Al-Araby edisi 169 Desember 1972 sebagai berikut : 

"Syeikh Mahmud Abu Syamat adalah sesepuh kelompok Tharikat Sadzaly Yashrithy. Dia adalah penerus pertama yang menggantikan pimpinan Tharikat itu setelah pendirinya Syeikh Ali Al Yashrithy meninggal dunia. Raghib Ridha, yaitu kepala urusan istana Sultan adalah murid Syeikh Syamat. Setiap kali berkunjung ke Istanbul, Syeikh Syamat selalu menginap di rumah muridnya itu. Sultan menanyakan, siapa yang menjadi tamu dan menginap di kediaman kepala urusan istananya itu. Setelah Raghib Ridha menjelaskan siapa Syeikh Syamat itu, Sultan merasa tertarik dan bermaksud mengundangnya ke istana. Kemudian Sultan akhirnya memutuskan untuk menjadi muridnya, diikuti oleh para pemuka masyarakat Istanbul, para pejabat pemerintah kerajaan Turki dan para prajuritnya. Ketika Sultan digulingkan dan diasingkan dalam sebuah
istana yang terletak di daerah Salonika, ternyata salah satu penjaga di istana pengasingan itu adalah seorang murid Syeikh Syamat juga. Dengan surat melalui orang tersebut, Sultan diam-diam mengadakan hubungan
korespondensi dengan Syeikh Abu Syamat. 


Surat itu tetap disimpan oleh Syeikh Abu Syamat dan anak-anaknya. Baru pertama kali inilah surat dokumenter penting tersebut dimuat dalam sebuah buku. Berikut ini adalah lembaran surat tersebut :
Itulah lembaran pertama surat Sultan Abdul Hamid kepada Syeikh Abu Syamat, yang ditulis dalam bahasa Turki. 


Tulisan di atas adalah lembaran kedua. Berikut ini adalah salinan surat Sultan Abdul Hamid dalam bahasa Arab, yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan bebas. 


YA HUWA13

Segala puji bagi Allah, dan salam sejahtera kami panjatkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw, segenap keluarganya, dan para sahabat sekalian hingga Hari Pengadilan. 


Saya tulis surat ini kepada yang mulia Syeikh Tharikat abad ini Ali Sadzaly, cahaya Ruh dan kehidupan 'Syeikh Mahmud Effendy Abu Syamat'. Kami akan menyambut uluran kedua tangan beliau yang mulia, dengan mengharapkan do’a restu beliau. Setelah menghaturkan rasa hormat perlu saya sampaikan, bahwa surat Anda tanggal 22 Mei tahun ini telah saya terima dengan selamat. Alhamdulillah saya ucapkan, bahwa Anda dalam keadaan sehat walafiat. Tuanku yang mulia, dengan Taufik dan Hidayah Allah ta'ala, saya bisa melakukan amalan wirid Tharikat Sadzaly siang dan malam. Saya perlu menyampaikan bahwa hingga saat ini saya terus membutuhkan panggilan batin anda. Selain itu, ada masalah yang perlu saya sampaikan kepada Anda dan orang yang bisa diajak berpikir seperti Anda, berkenaan dengan masalah yang sangat penting berikut ini, sebagai amanat perjalanan sejarah. 


Saya meninggalkan kekhalifahan bukan karena suatu sebab tertentu, melainkan karena adanya tipu daya dengan berbagai ancaman dari tokoh-tokoh Organisasi Persatuan yang dikenal dengan sebutan Cun Turk, sehingga

Cara menyebut Allah dengan sebutan Huwa termasuk etika dalam Tharikat
Sadzaly terpaksa saya meninggalkan kekhalifahan itu.14 Sebelumnya, Organisasi ini telah mendesak saya berulang-ulang, agar saya menyetujui dibentuknya sebuah negeri nasional bagi bangsa Yahudi di Palestina. Saya tetap tidak menyetujui permohonan berulang-ulang yang memalukan itu. Akhirnya mereka menjanjikan uang sebesar 150 juta poundsterling emas. Saya tetap dengan tegas menolak tawaran itu. Saya menjawab dengan kata-kata, 'Seandainya kalian membayar dengan seluruh isi bumi ini, aku tidak akan menerima tawaran itu. Tiga puluh tahun lebih aku hidup mengabdi kepada kaum Muslimin dan kepada Islam itu sendiri. Aku tidak akan mencoreng lembaran sejarah Islam yang telah lama dirintis oleh nenek-moyangku, para Sultan dan khalifah kerajaan Turki Utsmani. Sekali lagi, aku tidak akan menerima tawaran kalian.' 


Setelah mendengar dan mengetahui sikap dan jawaban saya itu, mereka dengan kekuatan rahasia yang mereka miliki memaksa saya menanggalkan kekhalifahan, dan mengancam akan mengasingkan saya di Salonika. Maka terpaksa saya menerima keputusan itu daripada menyetujui permintaan mereka. Saya masih bersyukur kepada Allah, karena saya menolak untuk mencoreng kerajaan Islam Turki, dan dunia Islam pada umumnya dengan noda abadi yang diakibatkan oleh berdirinya negeri Yahudi di tanah Palestina. 


Biarlah semua berlalu. Saya tidak bosan mengulang-ulang rasa syukur kepada Allah ta'ala, yang telah menyelamatkan kita dari aib besar itu. Saya rasa cukup di sini apa yang perlu saya sampaikan dan sudilah Anda dan segenap ikhwan menerima salam hormat saya. Guruku yang mulia, mungkin sudah terlalu banyak yang saya sampaikan. Harapan saya, Anda beserta jamaah yang Anda bina bisa memaklumi semua itu."
Wassalamu’alaikum wr. wb. 


22 September 1909
ttd
Pelayan Kaum Muslimin (Adul Hamid bin Abdul Majid) 




9Baca Tarikhu Phalistien al-Qaddian, oleh penulis yang sama
10Lihat Comton's Pictured Encyclopedia Vol VII hal 412
11Baca The Jewish Encyclopedia dan Perez Encyclopedia, serta buku akhjar ala Ruq'atis Syathranj karya
William G. Carr
12Orang Yahudi tidak mengikuti keyahudian seseorang kalau garis keturunan dari pihak ibu bukan
Yahudi. Tokoh agama tertinggi di Haifa menolak untuk mengawinkan seorang perwira angkatan Udara
Israel dengan Ghalia ben Guiron, yaitu cucu Ben Guiron, karena ibunya (Ghalia) beragama Kristen.
Alasan yang dipegang oleh tokoh agama itu adalah, bahwa di sana tidak terdapat bukti yang bisa
menunjukkan, bahwa Ghalia adalah seorang Yahudi (Koran Le Monde 1968). 

 13Huwa maksudnya Allah.
Baca terus ...

10 Fakta Unik dan Menarik Tentang Ponsel


perkembangan industri ponsel terasa menyenangkan jika Anda adalah salah satu orang yang punya pengalaman menggunakan ponsel musik pertama di dunia, ponsel terlaris, atau jangan-jangan, Anda menggunakan ponsel yang sama dengan James Bond.

Industri ponsel berkembang pesat hingga mampu melayani teknologi pesan instan yang dapat mengirim foto, dan mendukung jaringan seluler berkecepatan tinggi 4G. Meski demikian, layanan pesan singkat (SMS) yang terbatas oleh 160 karakter masih sangat laris.

Pernahkah terlintas dalam pikiran Anda mengapa standar satu SMS dibatasi oleh 160 karakter? Dan, negara mana yang paling banyak mengirim SMS per harinya? Berikut ini adalah jawaban dari pertanyaan di atas, serta beberapa fakta unik tentang industri ponsel dunia.

1. SMS di Filipina

Filipina menduduki peringkat 1 untuk urusan mengirim pesan singkat (SMS). Setiap harinya ada 1,4 miliar SMS yang dikirim oleh warga Filipina. Butuh biaya satu peso (sekitar Rp 225) untuk satu kali SMS.

2. SMS 160 karakter

Pada 1985, seorang peneliti komunikasi Friedhelm Hillebrand mendefinisikan standar panjang pesan teks. Dia mengetik kalimat pada mesin tik dan hampir semua pesan yang ditulis itu tidak lebih dari 160 karakter.

Implementasi teknis SMS yang pertama kali, tidak bisa memuat pesan yang terdiri dari 128 karakter lebih. Melalui berbagai pengembangan dan optimalisasi, ditambahkan 32 karakter lagi hingga akhirnya standar SMS terdiri dari 160 karakter.

3. Ponsel musik pertama di dunia

Siemens SL45 yang dirilis pada 2001, menjadi ponsel musik pertama di dunia. Siemens menyediakan kapasitas memori internal 32MB yang dapat diperluas dengan tambahan kartu memori eksternal MMC.

Ponsel ini dapat memutar file musik digital berformat MP3, dan daya tahan baterainya bisa mencapai 5 jam.

4. Ponsel terkuat di dunia

Sonim XP3300 Force diakui Guiness World Records sebagai ponsel paling tangguh di dunia. Gelar ini didapat, setelah Sonim XP3300 Force dijatuhkan dari ketinggian 25 meter. Begitu menghantam jalanan beton, ponsel ini tidak mengalami kerusakan berarti.

Sonim XP3300 Force juga tahan terhadap debu dan air. Fungsi-fungsinya masih berjalan normal meski terendam air selama 1 jam di kedalaman 2 meter.

5. Ponsel paling mahal di dunia

The Stuart Hughes iPhone 4 Diamond Rose adalah ponsel termahal di dunia. Harganya berkisar 7.850.000 dollar AS atau sekitar Rp 74,5 miliar.

Panelnya diselimuti oleh 500 berlian 100 karat. Bagian belakangnya terbuat dari mawar emas, dan logo Apple disusun menggunakan 53 berlian.

Tombol Home iPhone ini dilapisi oleh berlian tunggal 7,4 karat berwarna merah muda. Di dunia, ponsel ini hanya diproduksi 2 unit.

6. Foto pertama yang dikirim dari ponsel

Foto publik pertama yang dikirim dengan ponsel, dilakukan oleh pria bernamama Philippe Kahn pada 11 Juni 1997. Ia membagikan foto ketika putrinya yang bernama Sophie lahir di rumah sakit bersalin.

Nama Philippe Kahn dikreditkan sebagai orang yang ikut mengembangkan ponsel kamera pertama.

7. Ponsel terlaris di dunia

Lebih dari 250 juta unit Nokia 1100 dan variannya telah terjual di seluruh dunia, sejak ponsel ini diluncurkan pada 2003. Kesuksesan Nokia 1100 dikarenakan oleh keandalan dan harganya yang relatif murah.

Pada 2009 , Nokia 1100 yang dibuat di pabrik Bochum, Jerman, menjadi incaran pelaku kejahatan siber. Jika Nokia 110 buatan Bochum ini diprogram ulang dengan teknik tertentu, ia dapat memberi tahu kode sandi rekening bank yang kemudian disalahgunakan untuk mencuri uang oleh para penjahat siber.

Kala itu, harga bekas Nokia 1100 buatan Bochum bisa mencapai 30 ribu dollar AS atau sekitar Rp 285 juta.

8. Ponsel pertama James Bond

Di setiap filmnya, tokoh James Bond selalu menghadirkan perangkat berteknologi terkini dan canggih. Ponsel pertama yang digunakan oleh James Bond adalah Ericsson JB988.

Selain untuk melakukan panggilan telepon, fungsi Ericsson JB988 di dalam film juga digunakan untuk memindai sidik jari, mengontrol sistem keamanan berteknologi tinggi di jaman itu, serta sebagai remote kontrol mobil BMW 750IL yang digunakan Bond.

9. Hipersensitivitas elektromagnetik

Hipersensitivitas elektromagnetik merupakan penyakit yang disebabkan karena diri seseorang tak dapat menahan atau alergi terhadap medan elektromagnetik yang dihasilkan perangkat elektronik, termasuk ponsel.

Penyakit yang juga disebut Electromagnetic Hypersensitivity (EHS) ini ditandai dengan gejala yang berbeda-beda, ada yang kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, sampai merasa kepanasan seperti terbakar. Sebuah studi mengatakan, "Ada gejala nyata dan sangat bervariasi tergantung tingkat keparahan penderita."

Namun, karena penelitian pada penyakit ini masih setengah hati, diagnosa hipersensitivitas elektromagnetik belum bisa diterima secara medis. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengatakan, penyakit ini tidak memiliki kriteria diagnostik yang jelas.

10. Mulanya, Nokia memproduksi kertas

Nokia didirikan di Finlandia tahun 1865, yang kala itu fokus membuat kertas sebagai bisnis utamanya. Beberapa tahun kemudian, beralih memproduksi karet, kabel telegraf, dan kabel listrik lainnya.
Pertengahan 1990-an, Nokia menjadi perusahaan pemasok tentara Finlandia untuk peralatan telekomunikasi, masker gas, plastik dan bahan kimia.
Ponsel pertama besutan Nokia dirilis pada 1980-an.
Baca terus ...

Teori Baru Tentang Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia


Siapakah sesungguhnya Bangsa Indonesia? Ada banyak cara/versi untuk menerangkan jawaban atas pertanyaan tadi. Dari semua versi, keseluruhannnya berpendapat sama jika lelulur masyarakat Indonesia yang sekarang ini mendiami Nusantara adalah bangsa pendatang. Penelitian arkeologi dan ilmu genetika memberikan bukti kuat jika leluhur Bangsa Indonesia bermigrasi dari wilayah Asia ke wilayah Asia bagian Selatan. Masyarakat Indonesia mungkin banyak yang tidak menyadari apabila perbedaan warna kulit, suku, ataupun bahasa tidak menutupi fakta suatu bangsa yang memiliki rumpun sama, yaitu rumpun Austronesia. Jika melihat catatan penelitian dan kajian ilmiah tentang asal-usul suatu bangsa, apakah masyarakat Indonesia menyadari jika mereka berasal (keturunan) dari leluhur yang sama (satu rumpun)?

Topik dalam tulisan ini sebelumnya sudah sering dibahas di media cetak maupun elektronik, termasuk juga dituliskan oleh beberapa blogger. Sayang sekali di setiap penulisan tidak memberikan penegasan apapun kecuali hanya sekedar informasi umum. Pada prinsipnya, dengan menelusuri asal-usul suatu bangsa, setidaknya akan diketahui gambaran atas pemikiran, paham, ataupun anggapan tentang sikap suatu bangsa.

Menelusuri asal-usul suatu bangsa tidak sekedar membutuhkan bidang ilmu antropologi, akan tetapi sudah masuk ke dalam ranah ilmu genetika. Pada awalnya, penelurusuran hanya didasarkan pada bukti-bukti arkeologi dan pola penuturan bahasa. Temuan terbaru cukup mengejutkan karena merubah keseluruhan fakta di masa lalu jika selama ini leluhur Bangsa Indonesia bukan berasal dari Yunan.

Teori Awal Tentang Yunan

Teori awal tengan asal-usul Bangsa Indonesia dikemukakan oleh sejarawan kuno sekaligus arkeolog dari Austria, yaitu Robern Barron von Heine Geldern atau lebih dikenal von Heine Geldern (1885-1968). Berdasarkan kajian mendalam atas kebudayaan megalitik di Asia Tenggara dan beberapa wilayah di bagian Pasifik disimpulkan bahwa pada masa lampau telah terjadi perpindahan (migrasi) secara bergelombang dari Asia sebelah Utara menuju Asia bagian Selatan. Mereka ini kemudian mendiami wilayah berupa pulau-pulau yang terbentang dari Madagaskar (Afrika) sampai dengan Pulau Paskah (Chili), Taiwan, dan Selandia Baru yang selanjutnya wilayah tersebut dinamakan wilayah berkebudayaan Austronesia. Teori mengenai kebudayaan Austronesia dan neolitikum inilah yang sangat populer di kalangan antropolog untuk menjelaskan misteri migrasi bangsa-bangsa di masa neolitikum (2000 SM hingga 200 SM).

Teori von Heine Geldern tentang kebudayaan Austronesia mengilhami pemikiran tentang rumpun kebudayaan Yunan (Cina) yang masuk ke Asia bagian Selatan hingga Australia. Salah satunya pula yang melandasi pemikiran apabila leluhur Bangsa Indonesia berasal dari Yunan. Teori ini masih sangat lemah (kurang akurat) karena hanya didasarkan pada bukti-bukti kesamaan secara fisik seperti temuan benda-benda arkeologi ataupun kebudayaan megalitikum. Teori ini juga sangat mudah diperdebatkan setelah ditemukannya catatan-catatan sejarah di Borneo (Kalimantan), Sulawesi bagian Utara, dan Sumatera yang saling bertentangan dengan teori Out of Yunan. Sayangnya, masih banyak pendidikan dasar di Indonesia yang masih mempertahankan prinsip ‘Out of Yunan’.

Teori Linguistik Asal Usul Orang Indonesia

Teori mengenai asal-usul Bangsa Indonesia kemudian berpijak pada studi ilmu linguistik. Dari keseluruhan bahasa yang dipergunakan suku-suku di Nusantara memiliki rumpun yang sama, yaitu rumun Austronesia. Akar dari keseluruhan cabang bahasa yang digunakan leluhur yang menetap di wilayah Nusantara berasal dari rumpun Austronesia di Formosa atau dikenal dengan rumpun Taiwan. Teori linguistik membuka pemikiran baru tentang sejarah asal-usul Bangsa Indonsia yang disebut pendekatan ‘Out of Taiwan’. Teori ini dikemukakan oleh Harry Truman Simandjuntak yang selanjutnya mendasar teori moderen mengenai asal usul Bangsa Indonesia.

Pada prinsipnya, menurut pendekatan ilmu linguistik, asal-usul suatu bangsa dapat ditelusuri melalui pola penyebaran bahasanya. Pendekatan ilmu linguistik mendukung fakta penyebaran bangsa-bangsa rumpun Austronesia. Istilah Austronesia sendiri sesungguhnya mengacu pada pengertian bahasa penutur. Bukti arkeologi menjelaskan apabila keberadaan bangsa Austronesia di Kepulauan Formosa (Taiwan) sudah ada sejak 6000 tahun yang lalu. Dari kepulauan Formosa ini kemudian bangsa Austronesia menyebar ke Filipina, Indonesia, Madagaskar (Afrika), hingga ke wilayah Pasifik. Sekalipun demikian, pendekatan ilmu linguistik masih belum mampu menjawab misteri perpindahan dari Cina menuju Kepulauan Formosa.

Pendekatan Teori Genetika Asal Usul Orang Indonesia

Teori dengan pendekatan ‘Out of Taiwan’ nampaknya semakin kuat setelah disertai bukti-bukti berupa kecocokan genetika. Riset genetika yang dilakukan pada ribuan kromosom tidak menemukan kecocokan pola genetika dengan wilayah di Cina. Temuan ini tentunya cukup mengejutkan karena dianggap memutuskan dugaan gelombang migrasi yang berasal dari Cina, termasuk di antaranya pendekatan ‘Out of Yunan’. Sebaliknya, kecocokan pola genetika justru semakin memperkuat pendekatan ‘Out of Taiwan’ yang sebelumnya juga dijadikan dasar pemikiran arkeologi dengan pendekatan ilmu linguistik.

Dengan menggunakan pendekatan ilmu linguistik dan riset genetika, maka asal-usul Bangsa Indonesia bisa dipastikan bukan berasal dari Yunan, akan tetapi berasal dari bangsa Austronesia yang mendiami Kepulauan Formosa (Taiwan). Direktur Institut Biologi Molekuler, Prof. Dr Sangkot Marzuki menyarankan untuk dilakukan perombakan pandangan yang tentang asal-usul Bangsa Indonesia. Dari pendekatan genetika menghasilkan beragam pandangan tentang pola penyebaran bangsa Austronesia. Hingga saat ini masih dilakukan berbagai kajian mendalam untuk memperkuat pendugaan melalui pendekatan linguistik tentang pendekatan ‘Out of Taiwan’.

Jalur Migrasi Nenel Moyang Orang Indonesia

Jalur migrasi berdasarkan pendekatan ‘Out of Taiwan’ bertentangan dengan pendekatan ‘Out of Yunan’. Pendekatan ‘Out of Yunan’ menerangkan migrasi Austronesia bermula dari Utara menuju semenanjung Melayu yang selanjutnya menyebar ke wilayah Timur Indonesia. Pendekatan ‘Out of Yunan’ dapat dilemahkan setelah ditelusuri berdasarkan pendekatan linguistik dan diperkuat pula oleh pembuktian genetika.

Berdasarkan pendekatan ‘Out of Taiwan’, migrasi leluhur dari Taiwan (Formosa) tiba terlebih dulu di Filipina bagian Utara sekitar 4500 hingga 3000 SM. Diduga migrasi dilakukan untuk memisahkan diri mencari wilayah baru di Selatan. Akibat dari migrasi ini kemudian membentuk budaya baru, termasuk diantaranya pembentukan cabang bahasa yang disebut Proto-Malayo-Polinesia (PMP). Teori migrasi awal bangsa Austronesia dari Formosa disampaikan oleh Daud A. Tanudirjo berdasarkan pandangan pakar linguistik Robert Blust yang menerangkan pola penyebaran bangsa-bangsa Austronesia.

Pada tahap selanjutnya sekitar 3500 hingga 2000 SM terjadi migrasi dari Masyarakat yang semula mendiami Filipina dengan tujuan Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara. Migrasi yang berakhir di Maluku Utara ini kemudian meneruskan migrasinya sekitar tahun 3000 hingga 2000 SM menuju ke Selatan dan Timur. Migrasi di bagian Selatan menuju gugus Nusa Tenggara, sedangkan di bagian Timur menuju pantai Papua bagian Barat. Dari Papua Barat ini kemudian mereka bermigrasi lagi dengan tujuan wilayah Oseania hingga mencapai Kepulauan Bismarck (Melanesia) sekitar 1500 SM.

Pada periode 3000 hingga 2000 SM, migrasi juga dilakukan ke bagian Barat yang dilakukan oleh mereka yang sebelumnya menghuni Kalimantan dan Sulawesi menuju Jawa dan Sumatera. Selanjutnya, hijrah pun diteruskan menuju semenanjung Melayu hingga ke seluruh wilayah di Asia Tenggara. Proses migrasi berulang-ulang dan menghabiskan masa ribuan tahun tidak hanya membentuk keanekaragaman budaya baru, akan tetapi juga pola penuturan (bahasa) baru.

Penutup

Teori asal-usul Bangsa Indonesia dengan pendekatan ‘Out of Taiwan’ saat ini adalah teori paling mendukung karena disertai bukti linguistik dan genetika. Kesamaan pola budaya Megalitikum hanya bisa menjelaskan pola variasi budaya, akan tetapi belum mampu untuk menjelaskan arus migrasi pertama kali. Pendekatan ‘Out of Taiwan’ pun bukannya tanpa celah. Seperti yang dikemukakan oleh Prof. Dr Sangkot Marzuki, teori mengenai keberadaan bangsa Austronesia berdasarkan pendekatan genetika juga masih beragam dan belum menemukan titik temu.

Jika ditanya motif suku-suku bangsa ketika itu untuk menggabungkan diri ke dalam NKRI bukanlah semata didasarkan atas kesamaan nasib. Kesamaan asal usul leluhur sangat dimungkinkan bagi melatarbelakangi keinginan untuk menyatukan kembali menjadi suatu bangsa. Kedatangan kolonial Eropa yang meng-kapling wilayah menyebabkan suku-suku bangsa di wilayah penyebaran Austronesia menjadi terpisah secara politik satu dengan yang lain. Tidak mengherankan apabila catatan sejarah Majapahit dan Sriwijaya wilayah meng-klaim Nusantara sebagai wilayah kekuasaan Austronesia.

Kisah tentang sejarah asal-usul Bangsa Indonesia sesungguhnya masih belum terungkap penuh. Temuan terbaru dari Prof. Dr Sangkot Marzuki bahkan menyatakan jika penyebaran bangsa dengan bahasa Austronesia berawal dari wilayah Sunda (Jawa Barat). Perlu kiranya pemikiran atau teori baru tentang asal-usul Bangsa Indonesia dikaji ulang. Untuk awal, setidaknya dengan membebaskan terlebih dahulu paham ‘Out of Yunan’.

Sekalipun belum ditemukan bukti-bukti genetika secara meyakinkan, suku bangsa Austronesia yang menempati gugus kepulauan Formosa (Taiwan) diduga kuat bermigrasi dari wilayah Utara (Cina). Rumpun bahasa Austronesia dan keluarga bahasa lainnya di Asia Tenggara merupakan filum Bahasa Austrik. Dilihat dari kekerabatan linguistik (hipotesis filum Austrik), semua bahasa di wilayah Tiongkok bagian Selatan memiliki kedekatan (kekerabatan) dengan rumpun Bahasa Austrik. Jika hendak ditarik benang merahnya, maka diskriminasi rasial tidak perlu terjadi di negeri ini. Dengan memahami sejarah masa lalu dirinya sendiri, setidaknya bangsa ini akan lebih bijaksana dalam memberikan sikap.

Nenek moyang bangsa Indonesia, secara teoritis, berasal dari tempat yang sekarang bernama Provinsi Yunnan di Republik Rakyat Cina, melalui migrasi ribuan tahun lalu. Penduduk ... Jalur pertama dari Filipina menyebar ke Sulawesi dan Papua. Mereka ini ... Model Cantik Asal Uzbekistan Ingin Jadi WNI • Momen Unik .
Baca terus ...

Populer